Latest Products
Showing posts with label Fiqih. Show all posts
Showing posts with label Fiqih. Show all posts
Al Mughni-Fiqh perbandingan Mazhab (16 jilid Lengkap)

POS Laju : Sem RM90.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM55.00 | Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
Judul : Al Mughni Lengkap 16 Jilid
Penulis : Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 16 Jilid
Berat : 22kg
Sinopsis :
Kitab Al Mughni dianggap sebagai salah satu kitab yang membahas tentang fiqih Islam secara umum dan terutama fiqh dalam madzab Hambali. imam Ibnu Qudamah telah menyusunnya dalam bentuk fiqh muqorrin (perbandingan antar madzab). Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah- tidak hanya menjelaskan ungkapan-ungkapan yang terdapat dalam kitab mukhtashor dan menerangkan maksud-maksud yang terkandung didalamnya, namun juga menganalisa semua point utama yang berkaitan dengan suatu masalah yang disebutkan didalamnya.
Beliau juga menyebutkan perbedaan riwayat yang berkembang di kalangan para pengikut madzab Hambali mengenai masalah tersebut. kemudian beliau juga memaparkan perbedaan riwayat yang terjadi diantara sejumlah imam yang berasal dari berbagai madzab. Bahkan, beliau juga menyebutkan pendapat madzab sejumlah ulama yang sudah tidak berkembang lagi karena tidak adanya pengikut yang berusaha untuk menyebarluaskan ,seperti madzab Hasan Al Basri , Atha’, Sufyan Ats Tsauri dan l;ainnya -rahimakumullah-.
Imam Ibnu Qudamah juga menyebutkan dalil-dalil yang digunakan oleh ulama lainnya yang mengungkap suatu pendapat dalam masalah tertentu kemudian dalil tersebut beliau jelaskan sisi kekuatan dan kelemahannya. Tanpa diragukan lagi, Kitab Al Mughni ini merupakan kajian fiqih terbaik yang telah disusun dalam format Fiqih Perbandingan, ketika itu belum banyak ulama yang menyusun kitab dengan metodologi semacam ini.
Oleh karena itu, para ulama yang berasal dari berbagai madzab pun memandang bahwa kitab ini dengan pandangan penuh penghargaan dan diaggap sebagai salahsatu referensi dalam bidang Fiqih Perbandingan, sehingga diharapkan dpat meningkatkan keilmuan pembacanya dari hanya sekedar taqlid ke madzab tertentu ke tingkat At tarjih Ah Shahih (menggangap kuat suatu pendapat dengan cara yang benar)..
selamat memiliki buku ini dan selamat menyelami dalam nya isi buku nya.
POS Parcel : Sem RM55.00 | Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
Judul : Al Mughni Lengkap 16 Jilid
Penulis : Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 16 Jilid
Berat : 22kg
Sinopsis :
Kitab Al Mughni dianggap sebagai salah satu kitab yang membahas tentang fiqih Islam secara umum dan terutama fiqh dalam madzab Hambali. imam Ibnu Qudamah telah menyusunnya dalam bentuk fiqh muqorrin (perbandingan antar madzab). Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah- tidak hanya menjelaskan ungkapan-ungkapan yang terdapat dalam kitab mukhtashor dan menerangkan maksud-maksud yang terkandung didalamnya, namun juga menganalisa semua point utama yang berkaitan dengan suatu masalah yang disebutkan didalamnya.
Beliau juga menyebutkan perbedaan riwayat yang berkembang di kalangan para pengikut madzab Hambali mengenai masalah tersebut. kemudian beliau juga memaparkan perbedaan riwayat yang terjadi diantara sejumlah imam yang berasal dari berbagai madzab. Bahkan, beliau juga menyebutkan pendapat madzab sejumlah ulama yang sudah tidak berkembang lagi karena tidak adanya pengikut yang berusaha untuk menyebarluaskan ,seperti madzab Hasan Al Basri , Atha’, Sufyan Ats Tsauri dan l;ainnya -rahimakumullah-.
Imam Ibnu Qudamah juga menyebutkan dalil-dalil yang digunakan oleh ulama lainnya yang mengungkap suatu pendapat dalam masalah tertentu kemudian dalil tersebut beliau jelaskan sisi kekuatan dan kelemahannya. Tanpa diragukan lagi, Kitab Al Mughni ini merupakan kajian fiqih terbaik yang telah disusun dalam format Fiqih Perbandingan, ketika itu belum banyak ulama yang menyusun kitab dengan metodologi semacam ini.
Oleh karena itu, para ulama yang berasal dari berbagai madzab pun memandang bahwa kitab ini dengan pandangan penuh penghargaan dan diaggap sebagai salahsatu referensi dalam bidang Fiqih Perbandingan, sehingga diharapkan dpat meningkatkan keilmuan pembacanya dari hanya sekedar taqlid ke madzab tertentu ke tingkat At tarjih Ah Shahih (menggangap kuat suatu pendapat dengan cara yang benar)..
selamat memiliki buku ini dan selamat menyelami dalam nya isi buku nya.

POS Laju : Sem RM90.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM55.00 | Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
Judul : Al Mughni Lengkap 16 Jilid
Penulis : Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 16 Jilid
Berat : 22kg
Sinopsis :
Kitab Al Mughni dianggap sebagai salah satu kitab yang membahas tentang fiqih Islam secara umum dan terutama fiqh dalam madzab Hambali. imam Ibnu Qudamah telah menyusunnya dalam bentuk fiqh muqorrin (perbandingan antar madzab). Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah- tidak hanya menjelaskan ungkapan-ungkapan yang terdapat dalam kitab mukhtashor dan menerangkan maksud-maksud yang terkandung didalamnya, namun juga menganalisa semua point utama yang berkaitan dengan suatu masalah yang disebutkan didalamnya.
Beliau juga menyebutkan perbedaan riwayat yang berkembang di kalangan para pengikut madzab Hambali mengenai masalah tersebut. kemudian beliau juga memaparkan perbedaan riwayat yang terjadi diantara sejumlah imam yang berasal dari berbagai madzab. Bahkan, beliau juga menyebutkan pendapat madzab sejumlah ulama yang sudah tidak berkembang lagi karena tidak adanya pengikut yang berusaha untuk menyebarluaskan ,seperti madzab Hasan Al Basri , Atha’, Sufyan Ats Tsauri dan l;ainnya -rahimakumullah-.
Imam Ibnu Qudamah juga menyebutkan dalil-dalil yang digunakan oleh ulama lainnya yang mengungkap suatu pendapat dalam masalah tertentu kemudian dalil tersebut beliau jelaskan sisi kekuatan dan kelemahannya. Tanpa diragukan lagi, Kitab Al Mughni ini merupakan kajian fiqih terbaik yang telah disusun dalam format Fiqih Perbandingan, ketika itu belum banyak ulama yang menyusun kitab dengan metodologi semacam ini.
Oleh karena itu, para ulama yang berasal dari berbagai madzab pun memandang bahwa kitab ini dengan pandangan penuh penghargaan dan diaggap sebagai salahsatu referensi dalam bidang Fiqih Perbandingan, sehingga diharapkan dpat meningkatkan keilmuan pembacanya dari hanya sekedar taqlid ke madzab tertentu ke tingkat At tarjih Ah Shahih (menggangap kuat suatu pendapat dengan cara yang benar)..
selamat memiliki buku ini dan selamat menyelami dalam nya isi buku nya.
POS Parcel : Sem RM55.00 | Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
Judul : Al Mughni Lengkap 16 Jilid
Penulis : Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 16 Jilid
Berat : 22kg
Sinopsis :
Kitab Al Mughni dianggap sebagai salah satu kitab yang membahas tentang fiqih Islam secara umum dan terutama fiqh dalam madzab Hambali. imam Ibnu Qudamah telah menyusunnya dalam bentuk fiqh muqorrin (perbandingan antar madzab). Imam Ibnu Qudamah -rahimahullah- tidak hanya menjelaskan ungkapan-ungkapan yang terdapat dalam kitab mukhtashor dan menerangkan maksud-maksud yang terkandung didalamnya, namun juga menganalisa semua point utama yang berkaitan dengan suatu masalah yang disebutkan didalamnya.
Beliau juga menyebutkan perbedaan riwayat yang berkembang di kalangan para pengikut madzab Hambali mengenai masalah tersebut. kemudian beliau juga memaparkan perbedaan riwayat yang terjadi diantara sejumlah imam yang berasal dari berbagai madzab. Bahkan, beliau juga menyebutkan pendapat madzab sejumlah ulama yang sudah tidak berkembang lagi karena tidak adanya pengikut yang berusaha untuk menyebarluaskan ,seperti madzab Hasan Al Basri , Atha’, Sufyan Ats Tsauri dan l;ainnya -rahimakumullah-.
Imam Ibnu Qudamah juga menyebutkan dalil-dalil yang digunakan oleh ulama lainnya yang mengungkap suatu pendapat dalam masalah tertentu kemudian dalil tersebut beliau jelaskan sisi kekuatan dan kelemahannya. Tanpa diragukan lagi, Kitab Al Mughni ini merupakan kajian fiqih terbaik yang telah disusun dalam format Fiqih Perbandingan, ketika itu belum banyak ulama yang menyusun kitab dengan metodologi semacam ini.
Oleh karena itu, para ulama yang berasal dari berbagai madzab pun memandang bahwa kitab ini dengan pandangan penuh penghargaan dan diaggap sebagai salahsatu referensi dalam bidang Fiqih Perbandingan, sehingga diharapkan dpat meningkatkan keilmuan pembacanya dari hanya sekedar taqlid ke madzab tertentu ke tingkat At tarjih Ah Shahih (menggangap kuat suatu pendapat dengan cara yang benar)..
selamat memiliki buku ini dan selamat menyelami dalam nya isi buku nya.
Labels:
Fiqih,
Kitab Jilid
Al Muwaththa Imam Malik (2 Jilid)

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Al Muwaththa Imam Malik
Penerbit : Pustaka Azam
Jumlah : 2 Jilid Lengkap
Berat : 3kg
Penerbit : Pustaka Azam
Jumlah : 2 Jilid Lengkap
Berat : 3kg

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Al Muwaththa Imam Malik
Penerbit : Pustaka Azam
Jumlah : 2 Jilid Lengkap
Berat : 3kg
Penerbit : Pustaka Azam
Jumlah : 2 Jilid Lengkap
Berat : 3kg
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Fathul Bari 36 Jilid (36 Jilid lengkap)

POS Laju : Sem RM110.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM75.00 | Sarawak RM75.00 | Sabah RM75.00
Judul : Fathul Baari 36 Jilid Lengkap
Penulis : Ibnu Hajar al-Atsqalani
Ukuran : 14 x 23 cm
Jumlah : 36 Jilid Lengkap
Penerbit : Pustaka Azzam
Berat : 36 kg
Sinopsis :
Didalam
agama kita islam kita mempunyai dua kitab rujukan yang utama yaitu
Alqur’an dan As-sunnah, sesuai dengan hadist Rasulullah saw, yaitu “aku
tinggalkan 2 perkara, apabila kalian berpegang kepada kedua nya maka
kalian tidak akan tersesat selamanya”. hadist diatas menjadi rujukan
kita bahwa hadist mempunyai tempat yang penting didalam islam, bahkan
barang siapa yang mengimani Alqur’an namun mengingkari hadist begitupun
sebaliknya barang siapa yang mengingkari Alquran dan hanya percaya
terhadap hadist, maka tempatnya dineraka jahannam. karena Alqur’an dan
hadist adalah satu kesatuan yang utuh yang keduanya harus diikuti dan
taati.
Hadits
(sunnah) dalam agama Islam merupakan sumber syariat yang kedua setelah
Al Quran. adapun faedah daripada hadist/Sunnah adalah untuk menguatkan
apa yang ada dalam Al Quran, menjelaskan apa yang ada dalam Al Quran dan
menerangkan hukum-hukum yang tidak tersebut dalam Al Quran. Begitulah
urgensi sunnah dalam syariat Islam, sehingga penulis umat Islam
berkewajiban untuk mengetahui, mempelajari dan mendalaminya.
perintah
tentang hal itu telah dimuat oleh Allah dalam firman-Nya “Barangsiapa
yang menaati Rasul, maka sesungguhnya ia telah menaati Allah. (Qs.
An-Nisaa (4): 80) dan firman-Nya pula, Apa yang diperintahkan Rasul
kepadamu ambillah, dan apa yang dilarangnya hentikanlah.(Qs. Al Hasyr
(59): 7).
Untukitu
sangat penting kiranya upaya untuk menerjemahkan buku-buku hadits,
khususnya buku hadits yang telah diakui oleh para ulama akan keabsahan
dan keotentikannya, terutama Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Adapun
buku yang ada di hadapan pembaca ini, adalah terjemahan buku Fathul
Baari syarah hadits Shahih Bukhari, karangan Al Imam Al Hafizh Ibnu
Hajar Al Asqalani.
Perlu penulis beritahukan bahwa dalam terjemahan ini tidak semua isi buku ditulis sesuai dengan buku aslinya, diantaranya:
1.Sanad Hadits (perawi) hanya ditulis nama perawi yang awal (sahabat) sebelum Rasulullah shalallahu alaihi wassalam
2.Tinjauan
Nahwu (gramatikal), kecuali yang berkaitan dengan matan hadits. Hal itu
karena penulis lebih menfokuskan pada syarah (keterangan) matan hadits,
supaya isi hadits dapat dipahami dengan mudah, utuh dan jelas.
Disamping itu, pembahasan mengenai sanad hadits Bukhari secara panjang
lebar dapat mempersulit dan membingungkan pemahaman orang yang belum
begitu mengenai ilmu musthalahul hadits. Sementara bagi yang sudah
mempelajari dan ingin mengetahui lebih dalam, dapat merujuk kepada buku
aslinya.
Kitab fathulbari Syarah
Shahih Al Bukhari pun telah mendapatkan sambutan paling positif dari
semua kalangan umat Islam dari kalangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Lebih
dari itu, bahkan mereka menyebutnya kitab yang paling shahih setelah
al-Qur-anul Karim. Sebagai kitab yang diterima oleh semua kalangan,
bahkan diunggulkan daripada kitab-kitab hadits lain, tentu syarahnya
sangat diperlukan untuk dapat memahami makna-makna yang terkandung di
dalamnya secara benar dan mendalam. Dan syarah terbaik kitab Shahiihul
Bukhari ini menurut hemat kami, serta yang paling masyhur dan dijadikan
rujukan oleh kaum Muslimin di seluruh dunia, adalah kitab Fathul Baari
36 jilid lengkap.
Tidak
diragukan lagi bahwa kitab Shahiihul Bukhari merupakan kitab hadits
paling otentik di muka bumi ini. Penulisnya, Imam al-Bukhari
-rahimahulloh- , hanya mencantumkan hadits-hadits shahih di dalamnya
dengan syarat-syarat periwayatan (transmisi) yang begitu ketat. Bahkan,
untuk memantapkan pilihannya beliau tidak segan-segan untuk shalat
Istikharah dua rakaat setiap akan mencantumkan haditsnya di kitabnya itu
sebagai bukti keseriusan dan pertanggungjawaban beliau di hadapan Alloh
Subhanahu Wa Ta’ala . Maka sangatlah wajar apabila kitab ini dinobatkan
sebagai kitab yang kandungannya paling otentik setelah kitab suci
al-Quran. Dan, pantaslah kiranya setiap usaha untuk melemahkan kitab ini
selalu terbantahkan.
Ribuan
hadits terkandung di dalamnya. Beberapa di antaranya sangat sulit bagi
orang awam untuk memahami maknanya, lebih-lebih menyelaminya. Padahal,
dari awal sampai akhir, kitab ini menyuguhkan banyak sekali pelajaran
dan faedah yang sangat berguna bagi kehidupan seorang Muslim dan umat
manusia secara keseluruhan. Tidak hanya dalam masalah’aqidah dan ibadah,
spektrumnya merambah juga ke masalah etika, sosial, politik, budaya,
dan lain sebagainya.Tentunya dalam koridor Sunnah Nabawiyyah
Kitab
ini menggabungkan dua karya monumental dalam bidang hadits, berupa
matan dan syarahnya. Yang pertama adalah Shahiihul Bukhari, yaitu kitab
induknya; dan yang kedua adalah syarahnya, yaitu Fat-hul Baari itu
sendiri. Fat-hul Baari tcrgolong kitab paling paripurna dalam syarah
hadits sehingga segala hal berkaitan dengan syarah hadits hampir
semuanya didapatkan di sini. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika
para ulama mengatakan: “Laahijrata ba’dalFathi,” yang maknanya: Tidak
perlu hijrah (beralih ke kitab lain) selama ada Fathul Baari”. Para
ulama setelahnya banyak mengutip perkataan Ibnu Hajar dalam penulisan
kitab-kitab mereka dan menjadikannya sebagai rujukan ilmiah.
didalam
Kitab Fathul Baari ini mempertemukan dua ulama ulung di bidang hadits
nabawi, dan keilmuan keduanya telah diakui oleh semua kalangan umat
Islam. Yang pertama adalah Imam al-Bukhari, yang digelari dengan Amirul
Mukminin dalam bidang hadits; dan yang kedua adalah Imam Ibnu Hajar
al-’Asqalani, yang digelari al-Hafizh. Gelar al-hafizh bagi seorang ahli
hadits hanya disematkan kepada yang mampu menghafal 100.000 hadits,
baik sanad maupun matannya. Gelar ini diberikan kepada Ibnu Hajar oleh
gurunya, al-Hafizh al-’Iraqi, seorang syaikh (ulama besar) yang ahli
dalam bidang hadits.
kitab ini sangat layak menjadi rujukan kaum muslimin. selamat memiliki buku islami ini..

POS Laju : Sem RM110.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM75.00 | Sarawak RM75.00 | Sabah RM75.00
Judul : Fathul Baari 36 Jilid Lengkap
Penulis : Ibnu Hajar al-Atsqalani
Ukuran : 14 x 23 cm
Jumlah : 36 Jilid Lengkap
Penerbit : Pustaka Azzam
Berat : 36 kg
Sinopsis :
Didalam
agama kita islam kita mempunyai dua kitab rujukan yang utama yaitu
Alqur’an dan As-sunnah, sesuai dengan hadist Rasulullah saw, yaitu “aku
tinggalkan 2 perkara, apabila kalian berpegang kepada kedua nya maka
kalian tidak akan tersesat selamanya”. hadist diatas menjadi rujukan
kita bahwa hadist mempunyai tempat yang penting didalam islam, bahkan
barang siapa yang mengimani Alqur’an namun mengingkari hadist begitupun
sebaliknya barang siapa yang mengingkari Alquran dan hanya percaya
terhadap hadist, maka tempatnya dineraka jahannam. karena Alqur’an dan
hadist adalah satu kesatuan yang utuh yang keduanya harus diikuti dan
taati.
Hadits
(sunnah) dalam agama Islam merupakan sumber syariat yang kedua setelah
Al Quran. adapun faedah daripada hadist/Sunnah adalah untuk menguatkan
apa yang ada dalam Al Quran, menjelaskan apa yang ada dalam Al Quran dan
menerangkan hukum-hukum yang tidak tersebut dalam Al Quran. Begitulah
urgensi sunnah dalam syariat Islam, sehingga penulis umat Islam
berkewajiban untuk mengetahui, mempelajari dan mendalaminya.
perintah
tentang hal itu telah dimuat oleh Allah dalam firman-Nya “Barangsiapa
yang menaati Rasul, maka sesungguhnya ia telah menaati Allah. (Qs.
An-Nisaa (4): 80) dan firman-Nya pula, Apa yang diperintahkan Rasul
kepadamu ambillah, dan apa yang dilarangnya hentikanlah.(Qs. Al Hasyr
(59): 7).
Untukitu
sangat penting kiranya upaya untuk menerjemahkan buku-buku hadits,
khususnya buku hadits yang telah diakui oleh para ulama akan keabsahan
dan keotentikannya, terutama Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Adapun
buku yang ada di hadapan pembaca ini, adalah terjemahan buku Fathul
Baari syarah hadits Shahih Bukhari, karangan Al Imam Al Hafizh Ibnu
Hajar Al Asqalani.
Perlu penulis beritahukan bahwa dalam terjemahan ini tidak semua isi buku ditulis sesuai dengan buku aslinya, diantaranya:
1.Sanad Hadits (perawi) hanya ditulis nama perawi yang awal (sahabat) sebelum Rasulullah shalallahu alaihi wassalam
2.Tinjauan
Nahwu (gramatikal), kecuali yang berkaitan dengan matan hadits. Hal itu
karena penulis lebih menfokuskan pada syarah (keterangan) matan hadits,
supaya isi hadits dapat dipahami dengan mudah, utuh dan jelas.
Disamping itu, pembahasan mengenai sanad hadits Bukhari secara panjang
lebar dapat mempersulit dan membingungkan pemahaman orang yang belum
begitu mengenai ilmu musthalahul hadits. Sementara bagi yang sudah
mempelajari dan ingin mengetahui lebih dalam, dapat merujuk kepada buku
aslinya.
Kitab fathulbari Syarah
Shahih Al Bukhari pun telah mendapatkan sambutan paling positif dari
semua kalangan umat Islam dari kalangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Lebih
dari itu, bahkan mereka menyebutnya kitab yang paling shahih setelah
al-Qur-anul Karim. Sebagai kitab yang diterima oleh semua kalangan,
bahkan diunggulkan daripada kitab-kitab hadits lain, tentu syarahnya
sangat diperlukan untuk dapat memahami makna-makna yang terkandung di
dalamnya secara benar dan mendalam. Dan syarah terbaik kitab Shahiihul
Bukhari ini menurut hemat kami, serta yang paling masyhur dan dijadikan
rujukan oleh kaum Muslimin di seluruh dunia, adalah kitab Fathul Baari
36 jilid lengkap.
Tidak
diragukan lagi bahwa kitab Shahiihul Bukhari merupakan kitab hadits
paling otentik di muka bumi ini. Penulisnya, Imam al-Bukhari
-rahimahulloh- , hanya mencantumkan hadits-hadits shahih di dalamnya
dengan syarat-syarat periwayatan (transmisi) yang begitu ketat. Bahkan,
untuk memantapkan pilihannya beliau tidak segan-segan untuk shalat
Istikharah dua rakaat setiap akan mencantumkan haditsnya di kitabnya itu
sebagai bukti keseriusan dan pertanggungjawaban beliau di hadapan Alloh
Subhanahu Wa Ta’ala . Maka sangatlah wajar apabila kitab ini dinobatkan
sebagai kitab yang kandungannya paling otentik setelah kitab suci
al-Quran. Dan, pantaslah kiranya setiap usaha untuk melemahkan kitab ini
selalu terbantahkan.
Ribuan
hadits terkandung di dalamnya. Beberapa di antaranya sangat sulit bagi
orang awam untuk memahami maknanya, lebih-lebih menyelaminya. Padahal,
dari awal sampai akhir, kitab ini menyuguhkan banyak sekali pelajaran
dan faedah yang sangat berguna bagi kehidupan seorang Muslim dan umat
manusia secara keseluruhan. Tidak hanya dalam masalah’aqidah dan ibadah,
spektrumnya merambah juga ke masalah etika, sosial, politik, budaya,
dan lain sebagainya.Tentunya dalam koridor Sunnah Nabawiyyah
Kitab
ini menggabungkan dua karya monumental dalam bidang hadits, berupa
matan dan syarahnya. Yang pertama adalah Shahiihul Bukhari, yaitu kitab
induknya; dan yang kedua adalah syarahnya, yaitu Fat-hul Baari itu
sendiri. Fat-hul Baari tcrgolong kitab paling paripurna dalam syarah
hadits sehingga segala hal berkaitan dengan syarah hadits hampir
semuanya didapatkan di sini. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika
para ulama mengatakan: “Laahijrata ba’dalFathi,” yang maknanya: Tidak
perlu hijrah (beralih ke kitab lain) selama ada Fathul Baari”. Para
ulama setelahnya banyak mengutip perkataan Ibnu Hajar dalam penulisan
kitab-kitab mereka dan menjadikannya sebagai rujukan ilmiah.
didalam
Kitab Fathul Baari ini mempertemukan dua ulama ulung di bidang hadits
nabawi, dan keilmuan keduanya telah diakui oleh semua kalangan umat
Islam. Yang pertama adalah Imam al-Bukhari, yang digelari dengan Amirul
Mukminin dalam bidang hadits; dan yang kedua adalah Imam Ibnu Hajar
al-’Asqalani, yang digelari al-Hafizh. Gelar al-hafizh bagi seorang ahli
hadits hanya disematkan kepada yang mampu menghafal 100.000 hadits,
baik sanad maupun matannya. Gelar ini diberikan kepada Ibnu Hajar oleh
gurunya, al-Hafizh al-’Iraqi, seorang syaikh (ulama besar) yang ahli
dalam bidang hadits.
kitab ini sangat layak menjadi rujukan kaum muslimin. selamat memiliki buku islami ini..
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Al Muhalla Ibnu Hazm (7 Jilid belum lengkap)
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM30.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM30.00 | Sabah RM30.00
Judul : Al Muhalla Ibnu Hazm (7 Jilid belum lengkap)
Penulis : IBNU HAZM
Tahqiq/peneliti : Syaikh Ahmad Muhammad Syakir
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 7 Jilid (Belum lengkap)
Berat : 7kg
Jilid 1 : xvi + 488 hal
Jilid 2 : xvi + 440 hal
Jilid 3 : xvi + 436 hal
Jilid 4 : xx + 512 hal
Jilid 5 : xx + 576 hal
Jilid 6 : xvi + 560 hal
Jilid 7 : xii + 772 hal
KETERANGAN:
Kitab
ini aslinya berjudul Al-Kitab al-Muhallā bi'l Athār, tapi lebih dikenal
dengan judul singkatnya, AL-MUHALLA. Kitab ini adalah karya monumental
Ibnu Hazm, ahli hadits dan ahli fikih besar abad 16 masehi dari Cordoba
(Andalusia).
Salah
satu Ulama besar Ahlus Sunah madzab Dhahiriyyah.Tingginya Ilmu beliau
diakui oleh ulama-ulam lainnya. Syaikh Izzuddin bin Abdus Salam
berkata,”Ibnu Hazm termasuk ulama mujtahid,aku tidak pernah melihat
kitab yang membicarakan tentang keislaman seperti kitab Al Muhalla karya
Ibnu Hazm dan kitab Al Mughni karya Ibnu Qudamah Al Maqdisi.”
Imam
Adz Dzahabi -rahimahullah- berkata,” Apa yang dikatakan Syaikh Izzudin
bin Abdussalam adalah benar. Dan kitab ketiga setelah kedua kitab
tersebut adalah Sunan Al Kubro karya Al Baihaqi -rahimahullah- ,
sedangkan yang keempat adalah At Tamhid karya Imam Ibnu Abdil Barr
-rahimahullah- .Barangsiapa yang bisa mendapatkan kitab-kitab ini dan
dia termasuk mufti yang paling cerdas dan kemudian dia terus
mempelajarinya, maka dia akan menjadi orang yang benar-benar faqih.”
kitab
Al Muhalla ini adalah kaya terbesar Imam Ibnu Hazm dalam masalah fiqih
yang terbilang langka dan jarang dikenal di masyarakat . Disajikan dalam
bentuk yang unik dan khas berbeda dengan kitab fiqih lainnya.
Ibnu
Hazm -rahimahullah- menguraikan permasalahan fiqih satu per satu dengan
penomoran pada setiap masalah dengan disertai uraian jawaban dengan
hujjah yang kokoh, tanpa pengklasifikasian tiap permasalahn dalam
subjudul tertentu.
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM30.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM30.00 | Sabah RM30.00
Judul : Al Muhalla Ibnu Hazm (7 Jilid belum lengkap)
Penulis : IBNU HAZM
Tahqiq/peneliti : Syaikh Ahmad Muhammad Syakir
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 7 Jilid (Belum lengkap)
Berat : 7kg
Jilid 1 : xvi + 488 hal
Jilid 2 : xvi + 440 hal
Jilid 3 : xvi + 436 hal
Jilid 4 : xx + 512 hal
Jilid 5 : xx + 576 hal
Jilid 6 : xvi + 560 hal
Jilid 7 : xii + 772 hal
KETERANGAN:
Kitab
ini aslinya berjudul Al-Kitab al-Muhallā bi'l Athār, tapi lebih dikenal
dengan judul singkatnya, AL-MUHALLA. Kitab ini adalah karya monumental
Ibnu Hazm, ahli hadits dan ahli fikih besar abad 16 masehi dari Cordoba
(Andalusia).
Salah
satu Ulama besar Ahlus Sunah madzab Dhahiriyyah.Tingginya Ilmu beliau
diakui oleh ulama-ulam lainnya. Syaikh Izzuddin bin Abdus Salam
berkata,”Ibnu Hazm termasuk ulama mujtahid,aku tidak pernah melihat
kitab yang membicarakan tentang keislaman seperti kitab Al Muhalla karya
Ibnu Hazm dan kitab Al Mughni karya Ibnu Qudamah Al Maqdisi.”
Imam
Adz Dzahabi -rahimahullah- berkata,” Apa yang dikatakan Syaikh Izzudin
bin Abdussalam adalah benar. Dan kitab ketiga setelah kedua kitab
tersebut adalah Sunan Al Kubro karya Al Baihaqi -rahimahullah- ,
sedangkan yang keempat adalah At Tamhid karya Imam Ibnu Abdil Barr
-rahimahullah- .Barangsiapa yang bisa mendapatkan kitab-kitab ini dan
dia termasuk mufti yang paling cerdas dan kemudian dia terus
mempelajarinya, maka dia akan menjadi orang yang benar-benar faqih.”
kitab
Al Muhalla ini adalah kaya terbesar Imam Ibnu Hazm dalam masalah fiqih
yang terbilang langka dan jarang dikenal di masyarakat . Disajikan dalam
bentuk yang unik dan khas berbeda dengan kitab fiqih lainnya.
Ibnu
Hazm -rahimahullah- menguraikan permasalahan fiqih satu per satu dengan
penomoran pada setiap masalah dengan disertai uraian jawaban dengan
hujjah yang kokoh, tanpa pengklasifikasian tiap permasalahn dalam
subjudul tertentu.
Labels:
Fiqih,
Kitab Jilid
Shahih Sunan Tirmidzi (3 Jilid)
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Shahih Sunan Tirmidzi 3 Jilid Lengkap
Penulis : Imam At-Tirmidzi
Pentashih : Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 3 Jilid
Resensi :
Pembahasan dalam Jilid 1:
Pembahasan dalam kitab ini adalah:
Kitab tentang thaharah (bersuci) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang waktu-waktu shalat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Bab-bab tentang lupa
Kitab tentang shalat witir
Kitab tentang shalat jum’at dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang zakat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang puasa dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang haji dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang jenazah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab nikah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang susuan
Kitab tentang thalak dan li’an dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Istilah dalam sunan tirmidzi
Pembahasan dalam kitab Jilid 2 ini adalah:
Kitab tentang jual-beli dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang hukum-hukum dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang diyat (tebusan) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang hudud (hukuman) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang berburu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang qurban dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang nadzar dan sumpah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang perjalanan hidup (peperangan ) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang keutamaan jihad dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang jihad dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang pakaian dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang makanan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang minuman dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang berbakti dan silaturrahim dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang pengobatan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang fara’idh (pembagian harta waris) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang wasiat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang hak wala’ dan hibah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang qadar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang fitnah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang mimpi dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang kesaksian dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang zuhud dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang ciri kiamat, sikap lemah lembut, dan wara’ dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Pembahasan dalam jlid 3:
Kitab tentang sifat surga dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab sifat neraka jahanam dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab iman dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab ilmu dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab meminta izin dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab adab dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang pahala al qur’an dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang qara’at dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang tafsir al qur’an dari Hadits rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang doa-doa dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab sifat-sifat utamanya dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Shahih Sunan Tirmidzi 3 Jilid Lengkap
Penulis : Imam At-Tirmidzi
Pentashih : Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 3 Jilid
Resensi :
Pembahasan dalam Jilid 1:
Pembahasan dalam kitab ini adalah:
Kitab tentang thaharah (bersuci) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang waktu-waktu shalat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Bab-bab tentang lupa
Kitab tentang shalat witir
Kitab tentang shalat jum’at dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang zakat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang puasa dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang haji dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang jenazah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab nikah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang susuan
Kitab tentang thalak dan li’an dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Istilah dalam sunan tirmidzi
Pembahasan dalam kitab Jilid 2 ini adalah:
Kitab tentang jual-beli dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang hukum-hukum dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang diyat (tebusan) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang hudud (hukuman) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang berburu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang qurban dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang nadzar dan sumpah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang perjalanan hidup (peperangan ) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang keutamaan jihad dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang jihad dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang pakaian dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang makanan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang minuman dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang berbakti dan silaturrahim dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang pengobatan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang fara’idh (pembagian harta waris) dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang wasiat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang hak wala’ dan hibah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang qadar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang fitnah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang mimpi dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang kesaksian dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang zuhud dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang ciri kiamat, sikap lemah lembut, dan wara’ dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Pembahasan dalam jlid 3:
Kitab tentang sifat surga dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab sifat neraka jahanam dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab iman dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab ilmu dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab meminta izin dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab adab dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang pahala al qur’an dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang qara’at dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang tafsir al qur’an dari Hadits rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab tentang doa-doa dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Kitab sifat-sifat utamanya dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Shahih Sunan Nasa'i ( 3 Jilid Lengkap )
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Shahih Sunan Nasa’i
Penulis : Muhammad Nashiruddin Al-Bani
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 3 Jilid Sahaja (Lengkap)
Sinopsis :
Imam Nasa’i juga merupakan tokoh ulama kenamaan ahli hadits pada masanya. Selain Sahih Bukhari Sahih Muslim Sunan Abu Dawud Jami’ At-Tirmizi juga kaya besar Imam Nasa’I Sunanus Sugra termasuk jajaran kitab hadits pokok yg dapat dipercaya dalam pandangan ahli hadits dan para kritikus hadits. Nama Lengkap dan Kelahirannya Ia adl seorang imam ahli hadits syaikhul Islam sebagaimana diungkapkan az-Zahabi dalam Tazkirah-nya Abu ‘Abdurrahman Ahmad bin ‘Ali bin Syu’aib ‘Ali bin Sinan bin Bahr al-Khurasani al-Qadi pengarang kitab Sunan dan kitab-kitab berharga lainnya. Juga ia adl seorang ulama hadits yg jadi ikutan dan ulama terkemuka melebihi para ulama yg hidup pada jamannya. Dilahirkan di sebuah tempat bernama Nasa’ pada tahun 215 H.
Ada yg mengatakan pada tahun 214 H. Pengembaraannya Ia lahir dan tumbuh berkembang di Nasa’ sebuah kota di Khurasan yg banyak melahirkan ulama-ulama dan tokoh-tokoh besar. Di madrasah negeri kelahirannya itulah ia menghafal Al-Qur’an dan dari guru-guru neerinya ia menerima pelajaran ilmu-ilmu agama yg pokok. Setelah meningkat remaja ia senang mengembara utk mendapatkan hadits. Belum lagi berusia 15 tahun ia berankat mengembara menuju Hijaz Irak Syam Mesir dan Jazirah. Kepada ulama-ulama negeri tersebut ia belajar hadits sehingga ia menjadi seorang yg sangat terkemuka dalam bidang hadits yg mempunyai sanad yg ‘Ali dan dalam bidang kekuatan periwayatan hadits. Nasa’i merasa cocok tinggal di Mesir.
Karenanya ia kemudian menetap di negeri itu di jalan Qanadil. Dan seterusnya menetap di kampung itu hingga setahun menjelang wafatnya. Kemudian ia berpindah ke Damsyik. Di tempatnya yg baru ini ia mengalami suatu peristiwa tragis yg menyebabkan ia menjadi syahid. Alkisah ia dimintai pendapat tentang keutamaan Mu’awiyyah r.a. Tindakan ini seakan-akan mereka minta kepada Nasa’i agar menulis sebuah buku tentang keutamaan Mu’awiyyah sebagaimana ia telah menulis mengenai keutamaan Ali r.a. Oleh krn itu ia menjawab kepada penanya tersebut dgn “Tidakkah Engkau merasa puas dgn adanya kesamaan derajat sehingga Engkau merasa perlu utk mengutamakannya?” Mendapat jawaban seperti ini mereka naik pitam lalu memukulinya sampai-sampai buah kemaluannya pun dipukul dan menginjak-injaknya yg kemudian menyeretnya keluar dari masjid sehingga ia nyaris menemui kematiannya.
Wafatnya Tidak ada kesepakatan pendapat tentang di mana ia meninggal dunia. Imam Daraqutni menjelaskan bahwa di saat mendapat cobaan tragis di Damsyik itu ia meminta supaya dibawa ke Makkah. Permohonannya ini dikabulkan dan ia meninggal di Makkah kemudian dikebumikan di suatu tempat antara Safa dan Marwah. Pendapat yg sama dikemukakan pula oleh Abdullah bin Mandah dari Hamzah al-’Uqbi al-Misri dan ulama yg lain. Imam az-Zahabi tidak sependapat dgn pendapat di atas. Menurutnya yg benar ialah bahwa Nasa’i meningal di Ramlah suatu tempat di Palestina. Ibn Yunus dalam Tarikhnya setuju dgn pendapat ini demikian juga Abu Ja’far at-Tahawi dan Abu Bakar bin Naqatah. Selain pendapat ini menyatakan bahwa ia meninggal di Ramlah tetapi yg jelas ia dikebumikan di Baitul Maqdis. Ia wafat pada tahun 303 H. Sifat-sifatnya Ia bermuka tampan.
Warna kulitnya kemerah-merahan dan ia senang mengenakan pakaian garis-garis buatan Yaman. Ia adl seorang yg banyak melakukan ibadah baik di waktu malam atau siang hari dan selalu beribadah haji dan berjihad. Ia sering ikut bertempur bersama-sama dgn gubernur Mesir. Mereka mengakui kesatriaan dan keberaniannya serta sikap konsistensinya yg berpegang teguh pada sunnah dalam menangani masalah penebusan kaum Muslimin yg tetangkap lawan. Dengan demikian ia dikenal senantiasa “menjaga jarak” dgn majelis sang Amir padahal ia tidak jarang ikut bertempur besamanya. Demikianlah. Maka hendaklah para ulama itu senantiasa menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan. Namun ada panggilan utk berjihad hendaklah mereka segera memenuhi panggilan itu. Selain itu Nasa’i telah mengikuti jejak Nabi Dawud sehari puasa dan sehari tidak.
Fiqh Nasa’i Ia tidak saja ahli dan hafal hadits mengetahui para perawi dan kelemahan-kelemahan hadits yg diriwayatkan tetapi ia juga ahli fiqh yg berwawasan luas. Imam Daraqutni pernah berkata mengenai Nasa’i bahwa ia adl salah seorang Syaikh di Mesirr yg paling ahli dalam bidang fiqh pada masanya dan paling mengetahui tentang hadits dan perawi-perawi. Ibnul Asirr al-Jazairi menerangkan dalam mukadimah Jami’ul Usul-nya bahwa Nasa’i bermazhab Syafi’i dan ia mempunyai kitab Manasik yg ditulis berdasarkan mazhab Safi’i rahimahullah.
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Shahih Sunan Nasa’i
Penulis : Muhammad Nashiruddin Al-Bani
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 3 Jilid Sahaja (Lengkap)
Sinopsis :
Imam Nasa’i juga merupakan tokoh ulama kenamaan ahli hadits pada masanya. Selain Sahih Bukhari Sahih Muslim Sunan Abu Dawud Jami’ At-Tirmizi juga kaya besar Imam Nasa’I Sunanus Sugra termasuk jajaran kitab hadits pokok yg dapat dipercaya dalam pandangan ahli hadits dan para kritikus hadits. Nama Lengkap dan Kelahirannya Ia adl seorang imam ahli hadits syaikhul Islam sebagaimana diungkapkan az-Zahabi dalam Tazkirah-nya Abu ‘Abdurrahman Ahmad bin ‘Ali bin Syu’aib ‘Ali bin Sinan bin Bahr al-Khurasani al-Qadi pengarang kitab Sunan dan kitab-kitab berharga lainnya. Juga ia adl seorang ulama hadits yg jadi ikutan dan ulama terkemuka melebihi para ulama yg hidup pada jamannya. Dilahirkan di sebuah tempat bernama Nasa’ pada tahun 215 H.
Ada yg mengatakan pada tahun 214 H. Pengembaraannya Ia lahir dan tumbuh berkembang di Nasa’ sebuah kota di Khurasan yg banyak melahirkan ulama-ulama dan tokoh-tokoh besar. Di madrasah negeri kelahirannya itulah ia menghafal Al-Qur’an dan dari guru-guru neerinya ia menerima pelajaran ilmu-ilmu agama yg pokok. Setelah meningkat remaja ia senang mengembara utk mendapatkan hadits. Belum lagi berusia 15 tahun ia berankat mengembara menuju Hijaz Irak Syam Mesir dan Jazirah. Kepada ulama-ulama negeri tersebut ia belajar hadits sehingga ia menjadi seorang yg sangat terkemuka dalam bidang hadits yg mempunyai sanad yg ‘Ali dan dalam bidang kekuatan periwayatan hadits. Nasa’i merasa cocok tinggal di Mesir.
Karenanya ia kemudian menetap di negeri itu di jalan Qanadil. Dan seterusnya menetap di kampung itu hingga setahun menjelang wafatnya. Kemudian ia berpindah ke Damsyik. Di tempatnya yg baru ini ia mengalami suatu peristiwa tragis yg menyebabkan ia menjadi syahid. Alkisah ia dimintai pendapat tentang keutamaan Mu’awiyyah r.a. Tindakan ini seakan-akan mereka minta kepada Nasa’i agar menulis sebuah buku tentang keutamaan Mu’awiyyah sebagaimana ia telah menulis mengenai keutamaan Ali r.a. Oleh krn itu ia menjawab kepada penanya tersebut dgn “Tidakkah Engkau merasa puas dgn adanya kesamaan derajat sehingga Engkau merasa perlu utk mengutamakannya?” Mendapat jawaban seperti ini mereka naik pitam lalu memukulinya sampai-sampai buah kemaluannya pun dipukul dan menginjak-injaknya yg kemudian menyeretnya keluar dari masjid sehingga ia nyaris menemui kematiannya.
Wafatnya Tidak ada kesepakatan pendapat tentang di mana ia meninggal dunia. Imam Daraqutni menjelaskan bahwa di saat mendapat cobaan tragis di Damsyik itu ia meminta supaya dibawa ke Makkah. Permohonannya ini dikabulkan dan ia meninggal di Makkah kemudian dikebumikan di suatu tempat antara Safa dan Marwah. Pendapat yg sama dikemukakan pula oleh Abdullah bin Mandah dari Hamzah al-’Uqbi al-Misri dan ulama yg lain. Imam az-Zahabi tidak sependapat dgn pendapat di atas. Menurutnya yg benar ialah bahwa Nasa’i meningal di Ramlah suatu tempat di Palestina. Ibn Yunus dalam Tarikhnya setuju dgn pendapat ini demikian juga Abu Ja’far at-Tahawi dan Abu Bakar bin Naqatah. Selain pendapat ini menyatakan bahwa ia meninggal di Ramlah tetapi yg jelas ia dikebumikan di Baitul Maqdis. Ia wafat pada tahun 303 H. Sifat-sifatnya Ia bermuka tampan.
Warna kulitnya kemerah-merahan dan ia senang mengenakan pakaian garis-garis buatan Yaman. Ia adl seorang yg banyak melakukan ibadah baik di waktu malam atau siang hari dan selalu beribadah haji dan berjihad. Ia sering ikut bertempur bersama-sama dgn gubernur Mesir. Mereka mengakui kesatriaan dan keberaniannya serta sikap konsistensinya yg berpegang teguh pada sunnah dalam menangani masalah penebusan kaum Muslimin yg tetangkap lawan. Dengan demikian ia dikenal senantiasa “menjaga jarak” dgn majelis sang Amir padahal ia tidak jarang ikut bertempur besamanya. Demikianlah. Maka hendaklah para ulama itu senantiasa menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan. Namun ada panggilan utk berjihad hendaklah mereka segera memenuhi panggilan itu. Selain itu Nasa’i telah mengikuti jejak Nabi Dawud sehari puasa dan sehari tidak.
Fiqh Nasa’i Ia tidak saja ahli dan hafal hadits mengetahui para perawi dan kelemahan-kelemahan hadits yg diriwayatkan tetapi ia juga ahli fiqh yg berwawasan luas. Imam Daraqutni pernah berkata mengenai Nasa’i bahwa ia adl salah seorang Syaikh di Mesirr yg paling ahli dalam bidang fiqh pada masanya dan paling mengetahui tentang hadits dan perawi-perawi. Ibnul Asirr al-Jazairi menerangkan dalam mukadimah Jami’ul Usul-nya bahwa Nasa’i bermazhab Syafi’i dan ia mempunyai kitab Manasik yg ditulis berdasarkan mazhab Safi’i rahimahullah.
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Shahih Sunan Nasa’i
Penulis : Muhammad Nashiruddin Al-Bani
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 3 Jilid Sahaja (Lengkap)
Sinopsis :
Imam Nasa’i juga merupakan tokoh ulama kenamaan ahli hadits pada masanya. Selain Sahih Bukhari Sahih Muslim Sunan Abu Dawud Jami’ At-Tirmizi juga kaya besar Imam Nasa’I Sunanus Sugra termasuk jajaran kitab hadits pokok yg dapat dipercaya dalam pandangan ahli hadits dan para kritikus hadits. Nama Lengkap dan Kelahirannya Ia adl seorang imam ahli hadits syaikhul Islam sebagaimana diungkapkan az-Zahabi dalam Tazkirah-nya Abu ‘Abdurrahman Ahmad bin ‘Ali bin Syu’aib ‘Ali bin Sinan bin Bahr al-Khurasani al-Qadi pengarang kitab Sunan dan kitab-kitab berharga lainnya. Juga ia adl seorang ulama hadits yg jadi ikutan dan ulama terkemuka melebihi para ulama yg hidup pada jamannya. Dilahirkan di sebuah tempat bernama Nasa’ pada tahun 215 H.
Ada yg mengatakan pada tahun 214 H. Pengembaraannya Ia lahir dan tumbuh berkembang di Nasa’ sebuah kota di Khurasan yg banyak melahirkan ulama-ulama dan tokoh-tokoh besar. Di madrasah negeri kelahirannya itulah ia menghafal Al-Qur’an dan dari guru-guru neerinya ia menerima pelajaran ilmu-ilmu agama yg pokok. Setelah meningkat remaja ia senang mengembara utk mendapatkan hadits. Belum lagi berusia 15 tahun ia berankat mengembara menuju Hijaz Irak Syam Mesir dan Jazirah. Kepada ulama-ulama negeri tersebut ia belajar hadits sehingga ia menjadi seorang yg sangat terkemuka dalam bidang hadits yg mempunyai sanad yg ‘Ali dan dalam bidang kekuatan periwayatan hadits. Nasa’i merasa cocok tinggal di Mesir.
Karenanya ia kemudian menetap di negeri itu di jalan Qanadil. Dan seterusnya menetap di kampung itu hingga setahun menjelang wafatnya. Kemudian ia berpindah ke Damsyik. Di tempatnya yg baru ini ia mengalami suatu peristiwa tragis yg menyebabkan ia menjadi syahid. Alkisah ia dimintai pendapat tentang keutamaan Mu’awiyyah r.a. Tindakan ini seakan-akan mereka minta kepada Nasa’i agar menulis sebuah buku tentang keutamaan Mu’awiyyah sebagaimana ia telah menulis mengenai keutamaan Ali r.a. Oleh krn itu ia menjawab kepada penanya tersebut dgn “Tidakkah Engkau merasa puas dgn adanya kesamaan derajat sehingga Engkau merasa perlu utk mengutamakannya?” Mendapat jawaban seperti ini mereka naik pitam lalu memukulinya sampai-sampai buah kemaluannya pun dipukul dan menginjak-injaknya yg kemudian menyeretnya keluar dari masjid sehingga ia nyaris menemui kematiannya.
Wafatnya Tidak ada kesepakatan pendapat tentang di mana ia meninggal dunia. Imam Daraqutni menjelaskan bahwa di saat mendapat cobaan tragis di Damsyik itu ia meminta supaya dibawa ke Makkah. Permohonannya ini dikabulkan dan ia meninggal di Makkah kemudian dikebumikan di suatu tempat antara Safa dan Marwah. Pendapat yg sama dikemukakan pula oleh Abdullah bin Mandah dari Hamzah al-’Uqbi al-Misri dan ulama yg lain. Imam az-Zahabi tidak sependapat dgn pendapat di atas. Menurutnya yg benar ialah bahwa Nasa’i meningal di Ramlah suatu tempat di Palestina. Ibn Yunus dalam Tarikhnya setuju dgn pendapat ini demikian juga Abu Ja’far at-Tahawi dan Abu Bakar bin Naqatah. Selain pendapat ini menyatakan bahwa ia meninggal di Ramlah tetapi yg jelas ia dikebumikan di Baitul Maqdis. Ia wafat pada tahun 303 H. Sifat-sifatnya Ia bermuka tampan.
Warna kulitnya kemerah-merahan dan ia senang mengenakan pakaian garis-garis buatan Yaman. Ia adl seorang yg banyak melakukan ibadah baik di waktu malam atau siang hari dan selalu beribadah haji dan berjihad. Ia sering ikut bertempur bersama-sama dgn gubernur Mesir. Mereka mengakui kesatriaan dan keberaniannya serta sikap konsistensinya yg berpegang teguh pada sunnah dalam menangani masalah penebusan kaum Muslimin yg tetangkap lawan. Dengan demikian ia dikenal senantiasa “menjaga jarak” dgn majelis sang Amir padahal ia tidak jarang ikut bertempur besamanya. Demikianlah. Maka hendaklah para ulama itu senantiasa menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan. Namun ada panggilan utk berjihad hendaklah mereka segera memenuhi panggilan itu. Selain itu Nasa’i telah mengikuti jejak Nabi Dawud sehari puasa dan sehari tidak.
Fiqh Nasa’i Ia tidak saja ahli dan hafal hadits mengetahui para perawi dan kelemahan-kelemahan hadits yg diriwayatkan tetapi ia juga ahli fiqh yg berwawasan luas. Imam Daraqutni pernah berkata mengenai Nasa’i bahwa ia adl salah seorang Syaikh di Mesirr yg paling ahli dalam bidang fiqh pada masanya dan paling mengetahui tentang hadits dan perawi-perawi. Ibnul Asirr al-Jazairi menerangkan dalam mukadimah Jami’ul Usul-nya bahwa Nasa’i bermazhab Syafi’i dan ia mempunyai kitab Manasik yg ditulis berdasarkan mazhab Safi’i rahimahullah.
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Shahih Sunan Nasa’i
Penulis : Muhammad Nashiruddin Al-Bani
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 3 Jilid Sahaja (Lengkap)
Sinopsis :
Imam Nasa’i juga merupakan tokoh ulama kenamaan ahli hadits pada masanya. Selain Sahih Bukhari Sahih Muslim Sunan Abu Dawud Jami’ At-Tirmizi juga kaya besar Imam Nasa’I Sunanus Sugra termasuk jajaran kitab hadits pokok yg dapat dipercaya dalam pandangan ahli hadits dan para kritikus hadits. Nama Lengkap dan Kelahirannya Ia adl seorang imam ahli hadits syaikhul Islam sebagaimana diungkapkan az-Zahabi dalam Tazkirah-nya Abu ‘Abdurrahman Ahmad bin ‘Ali bin Syu’aib ‘Ali bin Sinan bin Bahr al-Khurasani al-Qadi pengarang kitab Sunan dan kitab-kitab berharga lainnya. Juga ia adl seorang ulama hadits yg jadi ikutan dan ulama terkemuka melebihi para ulama yg hidup pada jamannya. Dilahirkan di sebuah tempat bernama Nasa’ pada tahun 215 H.
Ada yg mengatakan pada tahun 214 H. Pengembaraannya Ia lahir dan tumbuh berkembang di Nasa’ sebuah kota di Khurasan yg banyak melahirkan ulama-ulama dan tokoh-tokoh besar. Di madrasah negeri kelahirannya itulah ia menghafal Al-Qur’an dan dari guru-guru neerinya ia menerima pelajaran ilmu-ilmu agama yg pokok. Setelah meningkat remaja ia senang mengembara utk mendapatkan hadits. Belum lagi berusia 15 tahun ia berankat mengembara menuju Hijaz Irak Syam Mesir dan Jazirah. Kepada ulama-ulama negeri tersebut ia belajar hadits sehingga ia menjadi seorang yg sangat terkemuka dalam bidang hadits yg mempunyai sanad yg ‘Ali dan dalam bidang kekuatan periwayatan hadits. Nasa’i merasa cocok tinggal di Mesir.
Karenanya ia kemudian menetap di negeri itu di jalan Qanadil. Dan seterusnya menetap di kampung itu hingga setahun menjelang wafatnya. Kemudian ia berpindah ke Damsyik. Di tempatnya yg baru ini ia mengalami suatu peristiwa tragis yg menyebabkan ia menjadi syahid. Alkisah ia dimintai pendapat tentang keutamaan Mu’awiyyah r.a. Tindakan ini seakan-akan mereka minta kepada Nasa’i agar menulis sebuah buku tentang keutamaan Mu’awiyyah sebagaimana ia telah menulis mengenai keutamaan Ali r.a. Oleh krn itu ia menjawab kepada penanya tersebut dgn “Tidakkah Engkau merasa puas dgn adanya kesamaan derajat sehingga Engkau merasa perlu utk mengutamakannya?” Mendapat jawaban seperti ini mereka naik pitam lalu memukulinya sampai-sampai buah kemaluannya pun dipukul dan menginjak-injaknya yg kemudian menyeretnya keluar dari masjid sehingga ia nyaris menemui kematiannya.
Wafatnya Tidak ada kesepakatan pendapat tentang di mana ia meninggal dunia. Imam Daraqutni menjelaskan bahwa di saat mendapat cobaan tragis di Damsyik itu ia meminta supaya dibawa ke Makkah. Permohonannya ini dikabulkan dan ia meninggal di Makkah kemudian dikebumikan di suatu tempat antara Safa dan Marwah. Pendapat yg sama dikemukakan pula oleh Abdullah bin Mandah dari Hamzah al-’Uqbi al-Misri dan ulama yg lain. Imam az-Zahabi tidak sependapat dgn pendapat di atas. Menurutnya yg benar ialah bahwa Nasa’i meningal di Ramlah suatu tempat di Palestina. Ibn Yunus dalam Tarikhnya setuju dgn pendapat ini demikian juga Abu Ja’far at-Tahawi dan Abu Bakar bin Naqatah. Selain pendapat ini menyatakan bahwa ia meninggal di Ramlah tetapi yg jelas ia dikebumikan di Baitul Maqdis. Ia wafat pada tahun 303 H. Sifat-sifatnya Ia bermuka tampan.
Warna kulitnya kemerah-merahan dan ia senang mengenakan pakaian garis-garis buatan Yaman. Ia adl seorang yg banyak melakukan ibadah baik di waktu malam atau siang hari dan selalu beribadah haji dan berjihad. Ia sering ikut bertempur bersama-sama dgn gubernur Mesir. Mereka mengakui kesatriaan dan keberaniannya serta sikap konsistensinya yg berpegang teguh pada sunnah dalam menangani masalah penebusan kaum Muslimin yg tetangkap lawan. Dengan demikian ia dikenal senantiasa “menjaga jarak” dgn majelis sang Amir padahal ia tidak jarang ikut bertempur besamanya. Demikianlah. Maka hendaklah para ulama itu senantiasa menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan. Namun ada panggilan utk berjihad hendaklah mereka segera memenuhi panggilan itu. Selain itu Nasa’i telah mengikuti jejak Nabi Dawud sehari puasa dan sehari tidak.
Fiqh Nasa’i Ia tidak saja ahli dan hafal hadits mengetahui para perawi dan kelemahan-kelemahan hadits yg diriwayatkan tetapi ia juga ahli fiqh yg berwawasan luas. Imam Daraqutni pernah berkata mengenai Nasa’i bahwa ia adl salah seorang Syaikh di Mesirr yg paling ahli dalam bidang fiqh pada masanya dan paling mengetahui tentang hadits dan perawi-perawi. Ibnul Asirr al-Jazairi menerangkan dalam mukadimah Jami’ul Usul-nya bahwa Nasa’i bermazhab Syafi’i dan ia mempunyai kitab Manasik yg ditulis berdasarkan mazhab Safi’i rahimahullah.
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Syarah Bulughul Maram (7 Jilid Lengkap)
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM30.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM30.00 | Sabah RM30.00
Judul : Syarah Bulughul Maram [7 Jilid Lengkap]
Penulis : Syaikh Abdulloh Al Bassam
Penerbit : Pustaka Azzam
Judul asli : Taudhih Al Ahkam syarh Bulughul Maram
Ukuran : buku ukuran sedang 15×24 cm, Hardcover
Jumlah : 7 Jilid
Berat : 10 kg
Bulughul
Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani
-rahimahullah- yang banyak dijadikan istimbath hukum Fiqih oleh para
fuqaha/ahli fiqih dan kitab ini disertai keterangan derajat hadits yang
terkandung di dalamnya. Sistem penulisannya diurutkan berdasarkan urutan
pembahasan bab fiqih, pada bagian akhir kitab dibahas tentang adab,
akhlak, dzikir dan doa.
Dalam
Buku ini akan tampak keindahan teknik penulisan hadits Ibnu Hajar
-rahimahullah- , seringkali beliau menampilkan hadits yang paling shahih
dan kuat, meringkas hadits yang panjang, membahas panjang lebar tentang
penisbatan periwayat hadits, memberi keterangan derajat hadits dengan
memberikan isyarat dari ilal-nya. Diantara kehebatannya adalah ketika
beliau menyertakan hadits dengan potongan dan tambahan yang muncul dari
sebagian jalur sanad : Hadits yang berfungsi sebagai pengikat lafadz
mutlak (Taqyid Al Muthlaq), Perinci lafdz mujmal (tafshil al mujmal)
dan penghilang pertentangan ( raf’u At Ta’arudh).
Dengan
keistimewaan ini banyak para ulama yang mengkaji, mensyarah dan
menerapkan manhaj-nya.Diantara kitab penjelas /Syarah Bulughul Maram
kitab Taudhih Al Ahkam Min Bulughul Maram yang dalam edisi terjemahan
telah hadir dalam jilid terakhir yaitu jilid 7 ini , salah satu
kelebihan kitab ini adalah adanya tambahan pembahasan beberapa
permasalahan fiqh kontenporer disertai fatwa-fatwa ulama yang relevan.
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM30.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM30.00 | Sabah RM30.00
Judul : Syarah Bulughul Maram [7 Jilid Lengkap]
Penulis : Syaikh Abdulloh Al Bassam
Penerbit : Pustaka Azzam
Judul asli : Taudhih Al Ahkam syarh Bulughul Maram
Ukuran : buku ukuran sedang 15×24 cm, Hardcover
Jumlah : 7 Jilid
Berat : 10 kg
Bulughul
Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani
-rahimahullah- yang banyak dijadikan istimbath hukum Fiqih oleh para
fuqaha/ahli fiqih dan kitab ini disertai keterangan derajat hadits yang
terkandung di dalamnya. Sistem penulisannya diurutkan berdasarkan urutan
pembahasan bab fiqih, pada bagian akhir kitab dibahas tentang adab,
akhlak, dzikir dan doa.
Dalam
Buku ini akan tampak keindahan teknik penulisan hadits Ibnu Hajar
-rahimahullah- , seringkali beliau menampilkan hadits yang paling shahih
dan kuat, meringkas hadits yang panjang, membahas panjang lebar tentang
penisbatan periwayat hadits, memberi keterangan derajat hadits dengan
memberikan isyarat dari ilal-nya. Diantara kehebatannya adalah ketika
beliau menyertakan hadits dengan potongan dan tambahan yang muncul dari
sebagian jalur sanad : Hadits yang berfungsi sebagai pengikat lafadz
mutlak (Taqyid Al Muthlaq), Perinci lafdz mujmal (tafshil al mujmal)
dan penghilang pertentangan ( raf’u At Ta’arudh).
Dengan
keistimewaan ini banyak para ulama yang mengkaji, mensyarah dan
menerapkan manhaj-nya.Diantara kitab penjelas /Syarah Bulughul Maram
kitab Taudhih Al Ahkam Min Bulughul Maram yang dalam edisi terjemahan
telah hadir dalam jilid terakhir yaitu jilid 7 ini , salah satu
kelebihan kitab ini adalah adanya tambahan pembahasan beberapa
permasalahan fiqh kontenporer disertai fatwa-fatwa ulama yang relevan.
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Ensiklopedi Fiqih Praktis (3 Jilid)

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM25.00 | Sabah RM25.00
Judul : Ensiklopedi Fiqih Praktis
Penulis : Syaikh Husain bin 'Audah al-Awayisyah
Jumlah : 3 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 21 X 29,5cm
Berat : 6100 gr / Set
Sinopsis :
Jilid 1 : Kitab Thaharah & Shalat
Jilid 2 : Kitab Zakat, Puasa, Jenazah & Haji
Jilid 3 : Nikah, Talak, Hudud, Jinayat, Diyat, Qasaamah dan Ta'ziir
Banyak sekali buku fiqih yang telah disusun oleh para ulama Muslim dan diterbitkan di berbagai belahan dunia Islam. Namun, tidak banyak di antaranya yang disajikan secara ringkas dan padat materi. Sebagian besarnya ditulis secara panjang lebar dan berjilid-jilid tebal sehingga merepotkan dan menyulitkan pembaca umum menemukan tema-tema yang dicari. Belum lagi nuansa madzhab sebagian penulis yang begitu kental yang acapkali mewarnai sepanjang pembahasan buku bertema seperti ini pada umumnya, sehingga menggiring pembacanya pada fanatisme madzhab yang sempit.
Buku Ensiklopedi Fiqih Praktis yang ditulis oleh Syaikh Husain bin ‘Audah al-‘Awaisyah ini menyajikan pembahasan fiqih secara ringkas dan lengkap, serta berusaha membebaskan diri dari kekentalan fiqih yang berorientasi pada madzhab tertentu, dengan mengembalikan tiang hukumnya hanya kepada al-Qur-an dan as-Sunnah serta pendapat-pendapat ulama yang sejalan dengan al-Qur-an dan as-Sunnah sebagai penguat.
Itulah salah satu kelebihan yang terdapat pada buku ini. Kelebihan lainnya, hadits-hadits yang dijadikan hujjah (acuan) dalam buku ini berstatus shahih atau hasan menurut barometer takhrij (penjelasan sumber periwayatan hadits) Syaikh al-Albani Rahimahullah, seorang pakar hadits abad ini, sehingga sudah tidak diragukan lagi statusnya. Dan, buku ini layak dijadikan rujukan fiqih mutakhir karena mencakup dan membahas hampir semua masalah fiqih yang dibahas para ulama sebelumnya.
Penulis : Syaikh Husain bin 'Audah al-Awayisyah
Jumlah : 3 JilidTerbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 21 X 29,5cm
Berat : 6100 gr / Set
Sinopsis :
Jilid 1 : Kitab Thaharah & Shalat
Jilid 2 : Kitab Zakat, Puasa, Jenazah & Haji
Jilid 3 : Nikah, Talak, Hudud, Jinayat, Diyat, Qasaamah dan Ta'ziir
Banyak sekali buku fiqih yang telah disusun oleh para ulama Muslim dan diterbitkan di berbagai belahan dunia Islam. Namun, tidak banyak di antaranya yang disajikan secara ringkas dan padat materi. Sebagian besarnya ditulis secara panjang lebar dan berjilid-jilid tebal sehingga merepotkan dan menyulitkan pembaca umum menemukan tema-tema yang dicari. Belum lagi nuansa madzhab sebagian penulis yang begitu kental yang acapkali mewarnai sepanjang pembahasan buku bertema seperti ini pada umumnya, sehingga menggiring pembacanya pada fanatisme madzhab yang sempit.
Buku Ensiklopedi Fiqih Praktis yang ditulis oleh Syaikh Husain bin ‘Audah al-‘Awaisyah ini menyajikan pembahasan fiqih secara ringkas dan lengkap, serta berusaha membebaskan diri dari kekentalan fiqih yang berorientasi pada madzhab tertentu, dengan mengembalikan tiang hukumnya hanya kepada al-Qur-an dan as-Sunnah serta pendapat-pendapat ulama yang sejalan dengan al-Qur-an dan as-Sunnah sebagai penguat.
Itulah salah satu kelebihan yang terdapat pada buku ini. Kelebihan lainnya, hadits-hadits yang dijadikan hujjah (acuan) dalam buku ini berstatus shahih atau hasan menurut barometer takhrij (penjelasan sumber periwayatan hadits) Syaikh al-Albani Rahimahullah, seorang pakar hadits abad ini, sehingga sudah tidak diragukan lagi statusnya. Dan, buku ini layak dijadikan rujukan fiqih mutakhir karena mencakup dan membahas hampir semua masalah fiqih yang dibahas para ulama sebelumnya.

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM25.00 | Sabah RM25.00
Judul : Ensiklopedi Fiqih Praktis
Penulis : Syaikh Husain bin 'Audah al-Awayisyah
Jumlah : 3 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 21 X 29,5cm
Berat : 6100 gr / Set
Sinopsis :
Jilid 1 : Kitab Thaharah & Shalat
Jilid 2 : Kitab Zakat, Puasa, Jenazah & Haji
Jilid 3 : Nikah, Talak, Hudud, Jinayat, Diyat, Qasaamah dan Ta'ziir
Banyak sekali buku fiqih yang telah disusun oleh para ulama Muslim dan diterbitkan di berbagai belahan dunia Islam. Namun, tidak banyak di antaranya yang disajikan secara ringkas dan padat materi. Sebagian besarnya ditulis secara panjang lebar dan berjilid-jilid tebal sehingga merepotkan dan menyulitkan pembaca umum menemukan tema-tema yang dicari. Belum lagi nuansa madzhab sebagian penulis yang begitu kental yang acapkali mewarnai sepanjang pembahasan buku bertema seperti ini pada umumnya, sehingga menggiring pembacanya pada fanatisme madzhab yang sempit.
Buku Ensiklopedi Fiqih Praktis yang ditulis oleh Syaikh Husain bin ‘Audah al-‘Awaisyah ini menyajikan pembahasan fiqih secara ringkas dan lengkap, serta berusaha membebaskan diri dari kekentalan fiqih yang berorientasi pada madzhab tertentu, dengan mengembalikan tiang hukumnya hanya kepada al-Qur-an dan as-Sunnah serta pendapat-pendapat ulama yang sejalan dengan al-Qur-an dan as-Sunnah sebagai penguat.
Itulah salah satu kelebihan yang terdapat pada buku ini. Kelebihan lainnya, hadits-hadits yang dijadikan hujjah (acuan) dalam buku ini berstatus shahih atau hasan menurut barometer takhrij (penjelasan sumber periwayatan hadits) Syaikh al-Albani Rahimahullah, seorang pakar hadits abad ini, sehingga sudah tidak diragukan lagi statusnya. Dan, buku ini layak dijadikan rujukan fiqih mutakhir karena mencakup dan membahas hampir semua masalah fiqih yang dibahas para ulama sebelumnya.
Penulis : Syaikh Husain bin 'Audah al-Awayisyah
Jumlah : 3 JilidTerbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 21 X 29,5cm
Berat : 6100 gr / Set
Sinopsis :
Jilid 1 : Kitab Thaharah & Shalat
Jilid 2 : Kitab Zakat, Puasa, Jenazah & Haji
Jilid 3 : Nikah, Talak, Hudud, Jinayat, Diyat, Qasaamah dan Ta'ziir
Banyak sekali buku fiqih yang telah disusun oleh para ulama Muslim dan diterbitkan di berbagai belahan dunia Islam. Namun, tidak banyak di antaranya yang disajikan secara ringkas dan padat materi. Sebagian besarnya ditulis secara panjang lebar dan berjilid-jilid tebal sehingga merepotkan dan menyulitkan pembaca umum menemukan tema-tema yang dicari. Belum lagi nuansa madzhab sebagian penulis yang begitu kental yang acapkali mewarnai sepanjang pembahasan buku bertema seperti ini pada umumnya, sehingga menggiring pembacanya pada fanatisme madzhab yang sempit.
Buku Ensiklopedi Fiqih Praktis yang ditulis oleh Syaikh Husain bin ‘Audah al-‘Awaisyah ini menyajikan pembahasan fiqih secara ringkas dan lengkap, serta berusaha membebaskan diri dari kekentalan fiqih yang berorientasi pada madzhab tertentu, dengan mengembalikan tiang hukumnya hanya kepada al-Qur-an dan as-Sunnah serta pendapat-pendapat ulama yang sejalan dengan al-Qur-an dan as-Sunnah sebagai penguat.
Itulah salah satu kelebihan yang terdapat pada buku ini. Kelebihan lainnya, hadits-hadits yang dijadikan hujjah (acuan) dalam buku ini berstatus shahih atau hasan menurut barometer takhrij (penjelasan sumber periwayatan hadits) Syaikh al-Albani Rahimahullah, seorang pakar hadits abad ini, sehingga sudah tidak diragukan lagi statusnya. Dan, buku ini layak dijadikan rujukan fiqih mutakhir karena mencakup dan membahas hampir semua masalah fiqih yang dibahas para ulama sebelumnya.
Labels:
Ensiklopedia,
Fiqih,
Kitab Jilid
Ensiklopedia Larangan (3 Jilid Lengkap)

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Ensiklopedi Larangan
Penulis : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali
Jumlah : 3 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 17 x 24 cm
Berat : 5100 gr / Set
Perintah
dan larangan dalam syariat Islam memiliki kedudukan yang sangat
penting. Sebab, keduanya merupakan pondasi taklif (pembebanan kewajiban
syariat) dan di atas pondasi keduanyalah, taklif tersebut eksis. Selain
itu, dengan mempelajari dan mengetahui keduanya maka kita akan mengenal
hukum-hukum syariat, dalam hal ini, pengenalan terhadap hukum halal dan
haram.
Karena
itu, sangatlah penting memahami perintah dan larangan bagi seorang
Muslim. Namun, mengingat larangan kurang mendapat perhatian daripada
perintah, maka diperlukan perhatian yang lebih mendalam tentangnya
sehingga dia dapat meninggalkan dan menghindarinya. Inilah salah satu
yang melatarbelakangi penulisan buku "Ensiklopedi Larangan" karya Syaikh
Salim bin ‘Ied al-Hilali ini.
Pada
jilid ke-1, penulis mengetengahkan pembahasan larangan-larangan pada
bab-bab 'aqidah, ilmu, manhaj, dan fiqih seperti thaharah, haidh, waktu
shalat, adzan, masjid, shalat jama'ah dan lain-lain. Setiap larangan
tersebut kemudian dibahas satu per satu secara detail berikut
dalil-dalilnya.
Pada
jilid ke-2, penulis mengetengahkan pembahasan larangan-larangan pada
bab-bab fiqih seperti jual beli, jihad, zakat, sedekah, haji dan umrah,
puasa, persaksian, wasiat, utang piutang, dan lain-lain.
Pada
jilid ke-3, penulis mengetengahkan pembahasan larangan-larangan pada
bab-bab fiqih, aqidah, dan akhlak; seperti nikah, talak, nafkah,
makanan, minuman, aqiqah, pengobatan, busana, hukum pidana, sumpah,
adab, takwil mimpi, dan lain-lain.
Diharapkan,
buku ini akan menjadi sebuah peringatan dan panduan bagi kita dalam
menjalani kehidupan ini sehingga selamat di dunia dan di akhirat kelak.

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Ensiklopedi Larangan
Penulis : Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali
Jumlah : 3 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 17 x 24 cm
Berat : 5100 gr / Set
Perintah
dan larangan dalam syariat Islam memiliki kedudukan yang sangat
penting. Sebab, keduanya merupakan pondasi taklif (pembebanan kewajiban
syariat) dan di atas pondasi keduanyalah, taklif tersebut eksis. Selain
itu, dengan mempelajari dan mengetahui keduanya maka kita akan mengenal
hukum-hukum syariat, dalam hal ini, pengenalan terhadap hukum halal dan
haram.
Karena
itu, sangatlah penting memahami perintah dan larangan bagi seorang
Muslim. Namun, mengingat larangan kurang mendapat perhatian daripada
perintah, maka diperlukan perhatian yang lebih mendalam tentangnya
sehingga dia dapat meninggalkan dan menghindarinya. Inilah salah satu
yang melatarbelakangi penulisan buku "Ensiklopedi Larangan" karya Syaikh
Salim bin ‘Ied al-Hilali ini.
Pada
jilid ke-1, penulis mengetengahkan pembahasan larangan-larangan pada
bab-bab 'aqidah, ilmu, manhaj, dan fiqih seperti thaharah, haidh, waktu
shalat, adzan, masjid, shalat jama'ah dan lain-lain. Setiap larangan
tersebut kemudian dibahas satu per satu secara detail berikut
dalil-dalilnya.
Pada
jilid ke-2, penulis mengetengahkan pembahasan larangan-larangan pada
bab-bab fiqih seperti jual beli, jihad, zakat, sedekah, haji dan umrah,
puasa, persaksian, wasiat, utang piutang, dan lain-lain.
Pada
jilid ke-3, penulis mengetengahkan pembahasan larangan-larangan pada
bab-bab fiqih, aqidah, dan akhlak; seperti nikah, talak, nafkah,
makanan, minuman, aqiqah, pengobatan, busana, hukum pidana, sumpah,
adab, takwil mimpi, dan lain-lain.
Diharapkan,
buku ini akan menjadi sebuah peringatan dan panduan bagi kita dalam
menjalani kehidupan ini sehingga selamat di dunia dan di akhirat kelak.
Labels:
Ensiklopedia,
Fiqih,
Ibadah,
Kitab Jilid
Fathul Bari | Paket 1 (Jilid 1-10)

POS Laju : Sem RM60.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM50.00 | Sabah RM50.00
Judul : Fathul Bari | Paket 1 (Jilid 1-10)
Penulis : Ibnu Hajar al-Asqalani
Jumlah : 10 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 17 x 24 cm
Berat : 25 KG / Set
Jilid 1 : Kitab Wahyu & Iman
Jilid 2 : Kitab Ilmu
Jilid 3 : Kitab Wudhu
Jilid 4 : Kitab Mandi, Haidh & Tayammum
Jilid 5 : Kitab Shalat
Jilid 6 : Kitab Waktu-waktu Shalat & Adzan
Jilid 7 : Kitab Adzan, Shalat Berjama'ah & Imamah
Jilid 8 : Kitab Adzan, Sifat Shalat
Jilid 9 : Kitab Shalat - Jum'at, Khauf & 'Ied
Jilid 10 : Kitab Shalat - Witir, Istisqo, Gerhana, Qashar dan Sujud Tilawah

POS Laju : Sem RM60.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM50.00 | Sabah RM50.00
Judul : Fathul Bari | Paket 1 (Jilid 1-10)
Penulis : Ibnu Hajar al-Asqalani
Jumlah : 10 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 17 x 24 cm
Berat : 25 KG / Set
Jilid 1 : Kitab Wahyu & Iman
Jilid 2 : Kitab Ilmu
Jilid 3 : Kitab Wudhu
Jilid 4 : Kitab Mandi, Haidh & Tayammum
Jilid 5 : Kitab Shalat
Jilid 6 : Kitab Waktu-waktu Shalat & Adzan
Jilid 7 : Kitab Adzan, Shalat Berjama'ah & Imamah
Jilid 8 : Kitab Adzan, Sifat Shalat
Jilid 9 : Kitab Shalat - Jum'at, Khauf & 'Ied
Jilid 10 : Kitab Shalat - Witir, Istisqo, Gerhana, Qashar dan Sujud Tilawah
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Fathul Bari | Paket 2 (7 Jilid)

POS Laju : Sem RM30.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM28.00 | Sabah RM28.00
Judul : Fathul Bari | Paket 2 (7 Jilid)
Penulis : Ibnu Hajar al-Asqalani
Jumlah : 7 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 17 x 24 cm
Berat : 9 KG / Set
Jilid 11 : Kitab Shalat Tahajjud, Keutamaan Shalat di Masjidil Haram & Masjid Nabawi ...
Jilid 12 : Kitab Jenazah
Jilid 13 : Kitab Zakat
Jilid 14 : Kitab Haji bag. 1
Jilid 15 : Kitab Haji bag. 2
Jilid 16 : Kitab Umrah, Sanksi Berburu Ditanah Haram & Keutamaan Kota Madinah.
Jilid 17 : Kitab Puasa, Shalat Tarawih, Lailatul Qadar & I'tikaf.

POS Laju : Sem RM30.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM28.00 | Sabah RM28.00
Judul : Fathul Bari | Paket 2 (7 Jilid)
Penulis : Ibnu Hajar al-Asqalani
Jumlah : 7 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 17 x 24 cm
Berat : 9 KG / Set
Jilid 11 : Kitab Shalat Tahajjud, Keutamaan Shalat di Masjidil Haram & Masjid Nabawi ...
Jilid 12 : Kitab Jenazah
Jilid 13 : Kitab Zakat
Jilid 14 : Kitab Haji bag. 1
Jilid 15 : Kitab Haji bag. 2
Jilid 16 : Kitab Umrah, Sanksi Berburu Ditanah Haram & Keutamaan Kota Madinah.
Jilid 17 : Kitab Puasa, Shalat Tarawih, Lailatul Qadar & I'tikaf.
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Fiqih Dakwah Ummahatul Mukminin (2 Jilid Lengkap)

POS Laju : Sem RM10.00 | Sarawak RM18.00 | Sabah RM21.00
Judul : Fiqih Dakwah Ummahatul Mukminin
Penulis : Dr.Khalid bin Muhammad
Jumlah : 2 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 15,5 X 23,5cm
Berat : 1500 gr / Set
Ummahatul Mukminin mempunyai peranan yang sangat penting dalam penyebaran dakwah dan pengajaran agama pada generasi sahabat dan tabi'in terutama kepada kalangan wanita muslimah.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa mereka adalah wanita-wanita mulia yang mendapat kesempatan merekam secara detail segala perikehidupan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan pada kaum muslimin.
Mereka merupakan rujukan pertama bagi para sahabat – setelah wafatnya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam-- dalam menanyakan masalah-masalah tertentu, terlebih masalah yang berkaitan dengan keluarga dan wanita.
Rumah-rumah mereka dijadikan sebagai madrasah-madrasah ilmu, tempat kaum Muslimin bertanya dan meminta fatwa. Sehingga keberadaan Ummahatul Mukminin menempati posisi terpenting, baik sebagai sumber pembelajaran ataupun sebagai figur teladan -- khususnya bagi kaum muslimah -- dalam keimanan.
Judul : Fiqih Dakwah Ummahatul Mukminin
Penulis : Dr.Khalid bin Muhammad
Jumlah : 2 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 15,5 X 23,5cm
Berat : 1500 gr / Set
Ummahatul Mukminin mempunyai peranan yang sangat penting dalam penyebaran dakwah dan pengajaran agama pada generasi sahabat dan tabi'in terutama kepada kalangan wanita muslimah.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa mereka adalah wanita-wanita mulia yang mendapat kesempatan merekam secara detail segala perikehidupan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan pada kaum muslimin.
Mereka merupakan rujukan pertama bagi para sahabat – setelah wafatnya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam-- dalam menanyakan masalah-masalah tertentu, terlebih masalah yang berkaitan dengan keluarga dan wanita.
Rumah-rumah mereka dijadikan sebagai madrasah-madrasah ilmu, tempat kaum Muslimin bertanya dan meminta fatwa. Sehingga keberadaan Ummahatul Mukminin menempati posisi terpenting, baik sebagai sumber pembelajaran ataupun sebagai figur teladan -- khususnya bagi kaum muslimah -- dalam keimanan.

POS Laju : Sem RM10.00 | Sarawak RM18.00 | Sabah RM21.00
Judul : Fiqih Dakwah Ummahatul Mukminin
Penulis : Dr.Khalid bin Muhammad
Jumlah : 2 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 15,5 X 23,5cm
Berat : 1500 gr / Set
Ummahatul Mukminin mempunyai peranan yang sangat penting dalam penyebaran dakwah dan pengajaran agama pada generasi sahabat dan tabi'in terutama kepada kalangan wanita muslimah.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa mereka adalah wanita-wanita mulia yang mendapat kesempatan merekam secara detail segala perikehidupan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan pada kaum muslimin.
Mereka merupakan rujukan pertama bagi para sahabat – setelah wafatnya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam-- dalam menanyakan masalah-masalah tertentu, terlebih masalah yang berkaitan dengan keluarga dan wanita.
Rumah-rumah mereka dijadikan sebagai madrasah-madrasah ilmu, tempat kaum Muslimin bertanya dan meminta fatwa. Sehingga keberadaan Ummahatul Mukminin menempati posisi terpenting, baik sebagai sumber pembelajaran ataupun sebagai figur teladan -- khususnya bagi kaum muslimah -- dalam keimanan.
Judul : Fiqih Dakwah Ummahatul Mukminin
Penulis : Dr.Khalid bin Muhammad
Jumlah : 2 Jilid
Terbitan : Pustaka Imam As Shafie
Ukuran : 15,5 X 23,5cm
Berat : 1500 gr / Set
Ummahatul Mukminin mempunyai peranan yang sangat penting dalam penyebaran dakwah dan pengajaran agama pada generasi sahabat dan tabi'in terutama kepada kalangan wanita muslimah.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa mereka adalah wanita-wanita mulia yang mendapat kesempatan merekam secara detail segala perikehidupan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan pada kaum muslimin.
Mereka merupakan rujukan pertama bagi para sahabat – setelah wafatnya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam-- dalam menanyakan masalah-masalah tertentu, terlebih masalah yang berkaitan dengan keluarga dan wanita.
Rumah-rumah mereka dijadikan sebagai madrasah-madrasah ilmu, tempat kaum Muslimin bertanya dan meminta fatwa. Sehingga keberadaan Ummahatul Mukminin menempati posisi terpenting, baik sebagai sumber pembelajaran ataupun sebagai figur teladan -- khususnya bagi kaum muslimah -- dalam keimanan.
Fikih Jenazah Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin

POS Laju : Sem RM10.00 | Sarawak RM17 | Sabah RM20.00
Judul Buku : Fikih Jenazah
Penulis : Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Ukuran : 24,5× 16 cm
Tebal : 522 hlm
Berat : 1000 gr
Sinopsis :
Tiap-tiap berjiwa akan merasakan mati. Maut merupakan ketetapan Allah Ta’ala. Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka, sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan imam dan amal shalih. Ada beberapa hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim ketika ada saudara sesama muslim yang meninggal dunia, yakni mengurus jenazahnya yang meliputi memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya. Dalam pelaksanaannya, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan oleh sebagian umat Islam, baik dalam hal pengurusan jenazah maupun hal-hal yang terkait dengannya. Kita ketahui bahwa petunjuk Rasulullah dalam pengurusan jenazah adalah petunjuk dan bimbingan yang terbaik, sekaligus potret aturan yang paling sempurna bagi jenazah. Aturan yang sangat sempurna dalam mempersiapkan seorang yang telah meninggal untuk kemudian bertemu dengan Rabbnya dengan kondisi yang paling baik. Bukan hanya itu, keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan pun disiapkan sebagai barisan orang-orang yang memuji Allah dan memintakan ampunan serta rahmat-Nya bagi yang meninggal. Buku yang ditulis oleh Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Ustaimin ini memberikan penjelasan tentang jenazah dan hal-hal yang terkait dengannya secara sistematis, detail, serta dilengkapi dengan faidah [intisari] dari setiap pembahasannya. Buku ini merupakan salah satu rangakaian jilid lengkap dari kitab Fath Dzi Al- Jalal wa Al-Ikram karya beliau yang merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram. Semoga dengan hadirnya buku ini akan menghantarkan kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang selalu melaksanakan perintah-Nya dan berittiba’ kepada sunnah-sunnah Rasul-Nya, terlebih dalam pengurusan jenazah yang merupakan salah satu pilar penting dalam Islam
Judul Buku : Fikih Jenazah
Penulis : Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Ukuran : 24,5× 16 cm
Tebal : 522 hlm
Berat : 1000 gr
Sinopsis :
Tiap-tiap berjiwa akan merasakan mati. Maut merupakan ketetapan Allah Ta’ala. Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka, sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan imam dan amal shalih. Ada beberapa hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim ketika ada saudara sesama muslim yang meninggal dunia, yakni mengurus jenazahnya yang meliputi memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya. Dalam pelaksanaannya, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan oleh sebagian umat Islam, baik dalam hal pengurusan jenazah maupun hal-hal yang terkait dengannya. Kita ketahui bahwa petunjuk Rasulullah dalam pengurusan jenazah adalah petunjuk dan bimbingan yang terbaik, sekaligus potret aturan yang paling sempurna bagi jenazah. Aturan yang sangat sempurna dalam mempersiapkan seorang yang telah meninggal untuk kemudian bertemu dengan Rabbnya dengan kondisi yang paling baik. Bukan hanya itu, keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan pun disiapkan sebagai barisan orang-orang yang memuji Allah dan memintakan ampunan serta rahmat-Nya bagi yang meninggal. Buku yang ditulis oleh Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Ustaimin ini memberikan penjelasan tentang jenazah dan hal-hal yang terkait dengannya secara sistematis, detail, serta dilengkapi dengan faidah [intisari] dari setiap pembahasannya. Buku ini merupakan salah satu rangakaian jilid lengkap dari kitab Fath Dzi Al- Jalal wa Al-Ikram karya beliau yang merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram. Semoga dengan hadirnya buku ini akan menghantarkan kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang selalu melaksanakan perintah-Nya dan berittiba’ kepada sunnah-sunnah Rasul-Nya, terlebih dalam pengurusan jenazah yang merupakan salah satu pilar penting dalam Islam

POS Laju : Sem RM10.00 | Sarawak RM17 | Sabah RM20.00
Judul Buku : Fikih Jenazah
Penulis : Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Ukuran : 24,5× 16 cm
Tebal : 522 hlm
Berat : 1000 gr
Sinopsis :
Tiap-tiap berjiwa akan merasakan mati. Maut merupakan ketetapan Allah Ta’ala. Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka, sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan imam dan amal shalih. Ada beberapa hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim ketika ada saudara sesama muslim yang meninggal dunia, yakni mengurus jenazahnya yang meliputi memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya. Dalam pelaksanaannya, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan oleh sebagian umat Islam, baik dalam hal pengurusan jenazah maupun hal-hal yang terkait dengannya. Kita ketahui bahwa petunjuk Rasulullah dalam pengurusan jenazah adalah petunjuk dan bimbingan yang terbaik, sekaligus potret aturan yang paling sempurna bagi jenazah. Aturan yang sangat sempurna dalam mempersiapkan seorang yang telah meninggal untuk kemudian bertemu dengan Rabbnya dengan kondisi yang paling baik. Bukan hanya itu, keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan pun disiapkan sebagai barisan orang-orang yang memuji Allah dan memintakan ampunan serta rahmat-Nya bagi yang meninggal. Buku yang ditulis oleh Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Ustaimin ini memberikan penjelasan tentang jenazah dan hal-hal yang terkait dengannya secara sistematis, detail, serta dilengkapi dengan faidah [intisari] dari setiap pembahasannya. Buku ini merupakan salah satu rangakaian jilid lengkap dari kitab Fath Dzi Al- Jalal wa Al-Ikram karya beliau yang merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram. Semoga dengan hadirnya buku ini akan menghantarkan kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang selalu melaksanakan perintah-Nya dan berittiba’ kepada sunnah-sunnah Rasul-Nya, terlebih dalam pengurusan jenazah yang merupakan salah satu pilar penting dalam Islam
Judul Buku : Fikih Jenazah
Penulis : Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Ukuran : 24,5× 16 cm
Tebal : 522 hlm
Berat : 1000 gr
Sinopsis :
Tiap-tiap berjiwa akan merasakan mati. Maut merupakan ketetapan Allah Ta’ala. Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka, sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan imam dan amal shalih. Ada beberapa hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim ketika ada saudara sesama muslim yang meninggal dunia, yakni mengurus jenazahnya yang meliputi memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya. Dalam pelaksanaannya, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan oleh sebagian umat Islam, baik dalam hal pengurusan jenazah maupun hal-hal yang terkait dengannya. Kita ketahui bahwa petunjuk Rasulullah dalam pengurusan jenazah adalah petunjuk dan bimbingan yang terbaik, sekaligus potret aturan yang paling sempurna bagi jenazah. Aturan yang sangat sempurna dalam mempersiapkan seorang yang telah meninggal untuk kemudian bertemu dengan Rabbnya dengan kondisi yang paling baik. Bukan hanya itu, keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan pun disiapkan sebagai barisan orang-orang yang memuji Allah dan memintakan ampunan serta rahmat-Nya bagi yang meninggal. Buku yang ditulis oleh Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Ustaimin ini memberikan penjelasan tentang jenazah dan hal-hal yang terkait dengannya secara sistematis, detail, serta dilengkapi dengan faidah [intisari] dari setiap pembahasannya. Buku ini merupakan salah satu rangakaian jilid lengkap dari kitab Fath Dzi Al- Jalal wa Al-Ikram karya beliau yang merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram. Semoga dengan hadirnya buku ini akan menghantarkan kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang selalu melaksanakan perintah-Nya dan berittiba’ kepada sunnah-sunnah Rasul-Nya, terlebih dalam pengurusan jenazah yang merupakan salah satu pilar penting dalam Islam
Labels:
Fiqih
Fiqih Imam Shafie (4 Jilid Lengkap)
+lengkap_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
POS Parcel : Sem | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
+lengkap_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
POS Parcel : Sem | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Labels:
Fiqih,
Kitab Jilid
Majmu Fatawa Ibnu Tamiyyah (19 Jilid)
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM90.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM55.00| Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
POS Parcel : Sem RM55.00| Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM90.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM55.00| Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
POS Parcel : Sem RM55.00| Sarawak RM55.00 | Sabah RM55.00
Labels:
Fiqih,
Kitab Jilid,
Manhaj
Sunan Asy-Syafi'i (2 Jilid)
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul Buku : Sunan Asy-Syafi'i (2 Jilid)
Penulis : Imam Syafii -rahimahulloh-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 2 Jilid
Berat : 2.5kg
Keterangan :
Sesungguhnya kitab As-Sunan karya Imam Asy-Syafi'I -rahimahulloh- (yang telah riwayatkan oleh murid beliau, Imam Al Muzani -rahimahulloh- ) adalah kitab yang terbilang “ tipis “dan jumlah haditsnya sedikit, hanya 666 hadits.
Namun demikian, kitab ini banyak manfaatnya, sarat dengan nilai, sangat penting, sanad-nya tinggi, dan mayoritas haditsnya shahih, bahkan sifat umum untuk hadits-haditsnya adalah tertera dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya.
Kitab ini diriwayatkan dari Imam Asy-Syafi'i oleh muridnya yaitu Imam Al Muzani, dari Imam Al Muzani diriwayatkan oleh keponakannya yaitu Ath-Thahawi -rahimahulloh- [ penulis kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah], lalu dari Ath-Thahawi kitab ini tersebar luas dan diriwayatkan oleh banyak Imam lainnya.
Para ulama juga menaruh perhatian yang demikian besar terhadap kitab ini, layaknya berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- lainnya. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya periwayatan kitab ini melalui metode sima'ah, qira 'ah dan lain nya.
Lebih jauh, kitab ini merupakan salah satu kitab yang disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i. Sebagian ulama kontemporer menganggap kitab ini tidak disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i) karena mereka menyamakannya dengan kitab Al Musnad asy Syafii yang dihimpun oleh Abu Al Abbas Al Asham Hafizhul Masyriq dari berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i, setelah dia mendengamya dari Imam Ar-Rabi' bin Sulaiman, lalu membacakan ulang kepadanya.
Kesimpulan ini sebagaimana tertuang di bagian akhir kitab Al Musnad [Bantahan secara terperinci terhadap pendapat ini ada dalam buku ini -red ]
Sungguh, Sejatinya, kitab ini tidak seperti itu, sebab kitab ini disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- dan diriwayatkan oleh Imam Al Muzani -rahimahulloh-
Kitab Al Musnad Asy Syafii , berbeda dengan kitab As-Sunan Asy Syafii , diantara perbedaan nya :
1. Kedua kitab tersebut berbeda dalam hal jumlah hadits yang tertera pada keduanya, karena kitab Al Musnad berisi 1983 hadits, sedangkan As-Sunan hanya berisi 666 hadits.
2. Penyusun kitab Al Musnad adalah Al Asham, sedangkan penyusun kitab As-Sunan adalah Imam Asy-Syafi'i sendiri.
3. Isi atau konten kedua kitab tersebut berbeda, dan riwayat dari para syaikh juga berbeda (jumlahnya).
4. Bab-bab yang tertera dalam kedua kitab tersebut berbeda.
5. Metode penulisan kedua kitab tersebut berbeda, karena Al Musnad itu hadits-haditsnya berada di bawah cakupan atau sesuai dengan judul kitab yang hadits tersebut dikutip darinya, sedangkan As-Sunan berdasarkan bab per bab, dan juga karena hal lainnya.
Pentingnya Kitab Sunan Asy Syafii
Urgensi hadits-hadits yang terdapat pada semua kitab sunnah/hadits itu bergantung pada banyaknya jumlah hadits shahih yang terdapat di dalam kitab tersebut, keotentikan periwayatannya, bab-bab yang mencakupnya, dan seterusnya.
Hadits-hadits yang terdapat dalam kitab As-Sunan ini, alhamdulillah, telah mencakup itu semua. Itu karena hadits-hadits yang berstatus marfu1 dan muttashil, seluruhnya adalah shahih kecuali 2 atau 3 hadits saja, namun ini pun memiliki mutaba'ah dan syahid.
Selanjutnya, kitab As-Sunan ini banyak memiliki apa yang disebut dengan 'sanad-sanad ter-shahih, yang berjumlah 169 sanad. Sementara selain ''sanad-sanad' ter-shahih, jumlahnya banyak sekali, dan ini di luar yang 169 sanad itu, yang tidak kurang penting atau kurang shahih daripada yang 169 tadi.
Selain itu, para periwayat yang terdapat di dalam kitab As-Sunan ini dan meriwayatkan hadits-hadits yang ada di dalamnya, sebagian besarnya adalah orang-orang yang ibarat gunung menjulang tinggi, kokoh dan kuat : dalam hal kekokohan hapalannya, keakuratannya dan daya ingatnya. Tak ada yang janggal atau aneh kecuali hanya sebagian kecil saja.
Sebagian besar dari hadits-hadits yang terdapat dalam kitab ini diriwayatkan dari jalur ulama-ulama Hijaz. Sedangkan dari jalur selain mereka, jumlahnya sedikit sekali, tidak lebih dari 50 hadits.
Sebagian besar dari hadit-hadits yang berstatus muttashil terdapat dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya saja.
Sesungguhnya kitab As-Sunan ini telah mendapatkan perhatian yang besar dari para ulama, terutama dari kalangan ulama mutaqaddimin. Bentuk perhatian mereka itu terwujud secara kongkrit —berdasarkan fakta yang nyata— pada banyaknya pembacaan dan penyimakan terhadap kitab As-Sunan ini, serta hadirnya jamaah yang melimpah ke tengah-tengah majlis yang mengkaji hadits dan penyimakannya.
Hal ini terlihat jelas dengan banyaknya orang yang menyimaknya, dan besarnya jumlah Ahlul Ilmi dan orang-orang yang memiliki keutamaan (yang datang ke sana), baik itu dari kalangan ulama, fukaha, muhadits, qadhi
bahkan anak-anak pun hadir di majlis-majlis yang memperdengarkan kitab As-Sunan, dan nama-nama mereka pun dicantumkan dalam As-Sima'at. Bahkan kaum perempuan juga turut menghadirinya. Hal ini bisa dilihat pada kitab-kitab sejarah/tarikh, biografi para ulama, Al hafidz, Muhadits, bagaimana mereka mendengar, mempelajari dan meriwayatkan hadits -hadits dalam sunan Asy Syafii ini
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul Buku : Sunan Asy-Syafi'i (2 Jilid)
Penulis : Imam Syafii -rahimahulloh-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 2 Jilid
Berat : 2.5kg
Keterangan :
Sesungguhnya kitab As-Sunan karya Imam Asy-Syafi'I -rahimahulloh- (yang telah riwayatkan oleh murid beliau, Imam Al Muzani -rahimahulloh- ) adalah kitab yang terbilang “ tipis “dan jumlah haditsnya sedikit, hanya 666 hadits.
Namun demikian, kitab ini banyak manfaatnya, sarat dengan nilai, sangat penting, sanad-nya tinggi, dan mayoritas haditsnya shahih, bahkan sifat umum untuk hadits-haditsnya adalah tertera dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya.
Kitab ini diriwayatkan dari Imam Asy-Syafi'i oleh muridnya yaitu Imam Al Muzani, dari Imam Al Muzani diriwayatkan oleh keponakannya yaitu Ath-Thahawi -rahimahulloh- [ penulis kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah], lalu dari Ath-Thahawi kitab ini tersebar luas dan diriwayatkan oleh banyak Imam lainnya.
Para ulama juga menaruh perhatian yang demikian besar terhadap kitab ini, layaknya berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- lainnya. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya periwayatan kitab ini melalui metode sima'ah, qira 'ah dan lain nya.
Lebih jauh, kitab ini merupakan salah satu kitab yang disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i. Sebagian ulama kontemporer menganggap kitab ini tidak disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i) karena mereka menyamakannya dengan kitab Al Musnad asy Syafii yang dihimpun oleh Abu Al Abbas Al Asham Hafizhul Masyriq dari berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i, setelah dia mendengamya dari Imam Ar-Rabi' bin Sulaiman, lalu membacakan ulang kepadanya.
Kesimpulan ini sebagaimana tertuang di bagian akhir kitab Al Musnad [Bantahan secara terperinci terhadap pendapat ini ada dalam buku ini -red ]
Sungguh, Sejatinya, kitab ini tidak seperti itu, sebab kitab ini disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- dan diriwayatkan oleh Imam Al Muzani -rahimahulloh-
Kitab Al Musnad Asy Syafii , berbeda dengan kitab As-Sunan Asy Syafii , diantara perbedaan nya :
1. Kedua kitab tersebut berbeda dalam hal jumlah hadits yang tertera pada keduanya, karena kitab Al Musnad berisi 1983 hadits, sedangkan As-Sunan hanya berisi 666 hadits.
2. Penyusun kitab Al Musnad adalah Al Asham, sedangkan penyusun kitab As-Sunan adalah Imam Asy-Syafi'i sendiri.
3. Isi atau konten kedua kitab tersebut berbeda, dan riwayat dari para syaikh juga berbeda (jumlahnya).
4. Bab-bab yang tertera dalam kedua kitab tersebut berbeda.
5. Metode penulisan kedua kitab tersebut berbeda, karena Al Musnad itu hadits-haditsnya berada di bawah cakupan atau sesuai dengan judul kitab yang hadits tersebut dikutip darinya, sedangkan As-Sunan berdasarkan bab per bab, dan juga karena hal lainnya.
Pentingnya Kitab Sunan Asy Syafii
Urgensi hadits-hadits yang terdapat pada semua kitab sunnah/hadits itu bergantung pada banyaknya jumlah hadits shahih yang terdapat di dalam kitab tersebut, keotentikan periwayatannya, bab-bab yang mencakupnya, dan seterusnya.
Hadits-hadits yang terdapat dalam kitab As-Sunan ini, alhamdulillah, telah mencakup itu semua. Itu karena hadits-hadits yang berstatus marfu1 dan muttashil, seluruhnya adalah shahih kecuali 2 atau 3 hadits saja, namun ini pun memiliki mutaba'ah dan syahid.
Selanjutnya, kitab As-Sunan ini banyak memiliki apa yang disebut dengan 'sanad-sanad ter-shahih, yang berjumlah 169 sanad. Sementara selain ''sanad-sanad' ter-shahih, jumlahnya banyak sekali, dan ini di luar yang 169 sanad itu, yang tidak kurang penting atau kurang shahih daripada yang 169 tadi.
Selain itu, para periwayat yang terdapat di dalam kitab As-Sunan ini dan meriwayatkan hadits-hadits yang ada di dalamnya, sebagian besarnya adalah orang-orang yang ibarat gunung menjulang tinggi, kokoh dan kuat : dalam hal kekokohan hapalannya, keakuratannya dan daya ingatnya. Tak ada yang janggal atau aneh kecuali hanya sebagian kecil saja.
Sebagian besar dari hadits-hadits yang terdapat dalam kitab ini diriwayatkan dari jalur ulama-ulama Hijaz. Sedangkan dari jalur selain mereka, jumlahnya sedikit sekali, tidak lebih dari 50 hadits.
Sebagian besar dari hadit-hadits yang berstatus muttashil terdapat dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya saja.
Sesungguhnya kitab As-Sunan ini telah mendapatkan perhatian yang besar dari para ulama, terutama dari kalangan ulama mutaqaddimin. Bentuk perhatian mereka itu terwujud secara kongkrit —berdasarkan fakta yang nyata— pada banyaknya pembacaan dan penyimakan terhadap kitab As-Sunan ini, serta hadirnya jamaah yang melimpah ke tengah-tengah majlis yang mengkaji hadits dan penyimakannya.
Hal ini terlihat jelas dengan banyaknya orang yang menyimaknya, dan besarnya jumlah Ahlul Ilmi dan orang-orang yang memiliki keutamaan (yang datang ke sana), baik itu dari kalangan ulama, fukaha, muhadits, qadhi
bahkan anak-anak pun hadir di majlis-majlis yang memperdengarkan kitab As-Sunan, dan nama-nama mereka pun dicantumkan dalam As-Sima'at. Bahkan kaum perempuan juga turut menghadirinya. Hal ini bisa dilihat pada kitab-kitab sejarah/tarikh, biografi para ulama, Al hafidz, Muhadits, bagaimana mereka mendengar, mempelajari dan meriwayatkan hadits -hadits dalam sunan Asy Syafii ini
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul Buku : Sunan Asy-Syafi'i (2 Jilid)
Penulis : Imam Syafii -rahimahulloh-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 2 Jilid
Berat : 2.5kg
Keterangan :
Sesungguhnya kitab As-Sunan karya Imam Asy-Syafi'I -rahimahulloh- (yang telah riwayatkan oleh murid beliau, Imam Al Muzani -rahimahulloh- ) adalah kitab yang terbilang “ tipis “dan jumlah haditsnya sedikit, hanya 666 hadits.
Namun demikian, kitab ini banyak manfaatnya, sarat dengan nilai, sangat penting, sanad-nya tinggi, dan mayoritas haditsnya shahih, bahkan sifat umum untuk hadits-haditsnya adalah tertera dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya.
Kitab ini diriwayatkan dari Imam Asy-Syafi'i oleh muridnya yaitu Imam Al Muzani, dari Imam Al Muzani diriwayatkan oleh keponakannya yaitu Ath-Thahawi -rahimahulloh- [ penulis kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah], lalu dari Ath-Thahawi kitab ini tersebar luas dan diriwayatkan oleh banyak Imam lainnya.
Para ulama juga menaruh perhatian yang demikian besar terhadap kitab ini, layaknya berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- lainnya. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya periwayatan kitab ini melalui metode sima'ah, qira 'ah dan lain nya.
Lebih jauh, kitab ini merupakan salah satu kitab yang disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i. Sebagian ulama kontemporer menganggap kitab ini tidak disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i) karena mereka menyamakannya dengan kitab Al Musnad asy Syafii yang dihimpun oleh Abu Al Abbas Al Asham Hafizhul Masyriq dari berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i, setelah dia mendengamya dari Imam Ar-Rabi' bin Sulaiman, lalu membacakan ulang kepadanya.
Kesimpulan ini sebagaimana tertuang di bagian akhir kitab Al Musnad [Bantahan secara terperinci terhadap pendapat ini ada dalam buku ini -red ]
Sungguh, Sejatinya, kitab ini tidak seperti itu, sebab kitab ini disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- dan diriwayatkan oleh Imam Al Muzani -rahimahulloh-
Kitab Al Musnad Asy Syafii , berbeda dengan kitab As-Sunan Asy Syafii , diantara perbedaan nya :
1. Kedua kitab tersebut berbeda dalam hal jumlah hadits yang tertera pada keduanya, karena kitab Al Musnad berisi 1983 hadits, sedangkan As-Sunan hanya berisi 666 hadits.
2. Penyusun kitab Al Musnad adalah Al Asham, sedangkan penyusun kitab As-Sunan adalah Imam Asy-Syafi'i sendiri.
3. Isi atau konten kedua kitab tersebut berbeda, dan riwayat dari para syaikh juga berbeda (jumlahnya).
4. Bab-bab yang tertera dalam kedua kitab tersebut berbeda.
5. Metode penulisan kedua kitab tersebut berbeda, karena Al Musnad itu hadits-haditsnya berada di bawah cakupan atau sesuai dengan judul kitab yang hadits tersebut dikutip darinya, sedangkan As-Sunan berdasarkan bab per bab, dan juga karena hal lainnya.
Pentingnya Kitab Sunan Asy Syafii
Urgensi hadits-hadits yang terdapat pada semua kitab sunnah/hadits itu bergantung pada banyaknya jumlah hadits shahih yang terdapat di dalam kitab tersebut, keotentikan periwayatannya, bab-bab yang mencakupnya, dan seterusnya.
Hadits-hadits yang terdapat dalam kitab As-Sunan ini, alhamdulillah, telah mencakup itu semua. Itu karena hadits-hadits yang berstatus marfu1 dan muttashil, seluruhnya adalah shahih kecuali 2 atau 3 hadits saja, namun ini pun memiliki mutaba'ah dan syahid.
Selanjutnya, kitab As-Sunan ini banyak memiliki apa yang disebut dengan 'sanad-sanad ter-shahih, yang berjumlah 169 sanad. Sementara selain ''sanad-sanad' ter-shahih, jumlahnya banyak sekali, dan ini di luar yang 169 sanad itu, yang tidak kurang penting atau kurang shahih daripada yang 169 tadi.
Selain itu, para periwayat yang terdapat di dalam kitab As-Sunan ini dan meriwayatkan hadits-hadits yang ada di dalamnya, sebagian besarnya adalah orang-orang yang ibarat gunung menjulang tinggi, kokoh dan kuat : dalam hal kekokohan hapalannya, keakuratannya dan daya ingatnya. Tak ada yang janggal atau aneh kecuali hanya sebagian kecil saja.
Sebagian besar dari hadits-hadits yang terdapat dalam kitab ini diriwayatkan dari jalur ulama-ulama Hijaz. Sedangkan dari jalur selain mereka, jumlahnya sedikit sekali, tidak lebih dari 50 hadits.
Sebagian besar dari hadit-hadits yang berstatus muttashil terdapat dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya saja.
Sesungguhnya kitab As-Sunan ini telah mendapatkan perhatian yang besar dari para ulama, terutama dari kalangan ulama mutaqaddimin. Bentuk perhatian mereka itu terwujud secara kongkrit —berdasarkan fakta yang nyata— pada banyaknya pembacaan dan penyimakan terhadap kitab As-Sunan ini, serta hadirnya jamaah yang melimpah ke tengah-tengah majlis yang mengkaji hadits dan penyimakannya.
Hal ini terlihat jelas dengan banyaknya orang yang menyimaknya, dan besarnya jumlah Ahlul Ilmi dan orang-orang yang memiliki keutamaan (yang datang ke sana), baik itu dari kalangan ulama, fukaha, muhadits, qadhi
bahkan anak-anak pun hadir di majlis-majlis yang memperdengarkan kitab As-Sunan, dan nama-nama mereka pun dicantumkan dalam As-Sima'at. Bahkan kaum perempuan juga turut menghadirinya. Hal ini bisa dilihat pada kitab-kitab sejarah/tarikh, biografi para ulama, Al hafidz, Muhadits, bagaimana mereka mendengar, mempelajari dan meriwayatkan hadits -hadits dalam sunan Asy Syafii ini
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul Buku : Sunan Asy-Syafi'i (2 Jilid)
Penulis : Imam Syafii -rahimahulloh-
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah : 2 Jilid
Berat : 2.5kg
Keterangan :
Sesungguhnya kitab As-Sunan karya Imam Asy-Syafi'I -rahimahulloh- (yang telah riwayatkan oleh murid beliau, Imam Al Muzani -rahimahulloh- ) adalah kitab yang terbilang “ tipis “dan jumlah haditsnya sedikit, hanya 666 hadits.
Namun demikian, kitab ini banyak manfaatnya, sarat dengan nilai, sangat penting, sanad-nya tinggi, dan mayoritas haditsnya shahih, bahkan sifat umum untuk hadits-haditsnya adalah tertera dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya.
Kitab ini diriwayatkan dari Imam Asy-Syafi'i oleh muridnya yaitu Imam Al Muzani, dari Imam Al Muzani diriwayatkan oleh keponakannya yaitu Ath-Thahawi -rahimahulloh- [ penulis kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah], lalu dari Ath-Thahawi kitab ini tersebar luas dan diriwayatkan oleh banyak Imam lainnya.
Para ulama juga menaruh perhatian yang demikian besar terhadap kitab ini, layaknya berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- lainnya. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya periwayatan kitab ini melalui metode sima'ah, qira 'ah dan lain nya.
Lebih jauh, kitab ini merupakan salah satu kitab yang disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i. Sebagian ulama kontemporer menganggap kitab ini tidak disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i) karena mereka menyamakannya dengan kitab Al Musnad asy Syafii yang dihimpun oleh Abu Al Abbas Al Asham Hafizhul Masyriq dari berbagai kitab Imam Asy-Syafi'i, setelah dia mendengamya dari Imam Ar-Rabi' bin Sulaiman, lalu membacakan ulang kepadanya.
Kesimpulan ini sebagaimana tertuang di bagian akhir kitab Al Musnad [Bantahan secara terperinci terhadap pendapat ini ada dalam buku ini -red ]
Sungguh, Sejatinya, kitab ini tidak seperti itu, sebab kitab ini disusun langsung oleh Imam Asy-Syafi'i -rahimahulloh- dan diriwayatkan oleh Imam Al Muzani -rahimahulloh-
Kitab Al Musnad Asy Syafii , berbeda dengan kitab As-Sunan Asy Syafii , diantara perbedaan nya :
1. Kedua kitab tersebut berbeda dalam hal jumlah hadits yang tertera pada keduanya, karena kitab Al Musnad berisi 1983 hadits, sedangkan As-Sunan hanya berisi 666 hadits.
2. Penyusun kitab Al Musnad adalah Al Asham, sedangkan penyusun kitab As-Sunan adalah Imam Asy-Syafi'i sendiri.
3. Isi atau konten kedua kitab tersebut berbeda, dan riwayat dari para syaikh juga berbeda (jumlahnya).
4. Bab-bab yang tertera dalam kedua kitab tersebut berbeda.
5. Metode penulisan kedua kitab tersebut berbeda, karena Al Musnad itu hadits-haditsnya berada di bawah cakupan atau sesuai dengan judul kitab yang hadits tersebut dikutip darinya, sedangkan As-Sunan berdasarkan bab per bab, dan juga karena hal lainnya.
Pentingnya Kitab Sunan Asy Syafii
Urgensi hadits-hadits yang terdapat pada semua kitab sunnah/hadits itu bergantung pada banyaknya jumlah hadits shahih yang terdapat di dalam kitab tersebut, keotentikan periwayatannya, bab-bab yang mencakupnya, dan seterusnya.
Hadits-hadits yang terdapat dalam kitab As-Sunan ini, alhamdulillah, telah mencakup itu semua. Itu karena hadits-hadits yang berstatus marfu1 dan muttashil, seluruhnya adalah shahih kecuali 2 atau 3 hadits saja, namun ini pun memiliki mutaba'ah dan syahid.
Selanjutnya, kitab As-Sunan ini banyak memiliki apa yang disebut dengan 'sanad-sanad ter-shahih, yang berjumlah 169 sanad. Sementara selain ''sanad-sanad' ter-shahih, jumlahnya banyak sekali, dan ini di luar yang 169 sanad itu, yang tidak kurang penting atau kurang shahih daripada yang 169 tadi.
Selain itu, para periwayat yang terdapat di dalam kitab As-Sunan ini dan meriwayatkan hadits-hadits yang ada di dalamnya, sebagian besarnya adalah orang-orang yang ibarat gunung menjulang tinggi, kokoh dan kuat : dalam hal kekokohan hapalannya, keakuratannya dan daya ingatnya. Tak ada yang janggal atau aneh kecuali hanya sebagian kecil saja.
Sebagian besar dari hadits-hadits yang terdapat dalam kitab ini diriwayatkan dari jalur ulama-ulama Hijaz. Sedangkan dari jalur selain mereka, jumlahnya sedikit sekali, tidak lebih dari 50 hadits.
Sebagian besar dari hadit-hadits yang berstatus muttashil terdapat dalam Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, atau salah satunya saja.
Sesungguhnya kitab As-Sunan ini telah mendapatkan perhatian yang besar dari para ulama, terutama dari kalangan ulama mutaqaddimin. Bentuk perhatian mereka itu terwujud secara kongkrit —berdasarkan fakta yang nyata— pada banyaknya pembacaan dan penyimakan terhadap kitab As-Sunan ini, serta hadirnya jamaah yang melimpah ke tengah-tengah majlis yang mengkaji hadits dan penyimakannya.
Hal ini terlihat jelas dengan banyaknya orang yang menyimaknya, dan besarnya jumlah Ahlul Ilmi dan orang-orang yang memiliki keutamaan (yang datang ke sana), baik itu dari kalangan ulama, fukaha, muhadits, qadhi
bahkan anak-anak pun hadir di majlis-majlis yang memperdengarkan kitab As-Sunan, dan nama-nama mereka pun dicantumkan dalam As-Sima'at. Bahkan kaum perempuan juga turut menghadirinya. Hal ini bisa dilihat pada kitab-kitab sejarah/tarikh, biografi para ulama, Al hafidz, Muhadits, bagaimana mereka mendengar, mempelajari dan meriwayatkan hadits -hadits dalam sunan Asy Syafii ini
Labels:
Fiqih,
Hadis,
Kitab Jilid
Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap)
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap)
Penerbit : Pustaka Azzam
Penulis : Imam Syafi'i
Berat : 4kg
Sinopsis :
Imam Syafi’i merupakan orang pertama yang memiliki gagasan dan ide cemerlang mengenai hukum Islam yang dituangkan secara sistematis ke dalam sebuah karya tulis yang diberi judul al-Umm.Upaya pembukuan ini sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan keislaman saat itu. Perkembangan ilmu pengetahuan ini mulai berlangsung pada masa Harun al-Rasyid (145 H -193 H), dan puncaknya pada masa Al Ma’mun(170H 218 H).
Kitab Al-Umm merupakan fase awal perkembangan ilmu hadits menjadi ushul Fikih sebagai suatu disiplin ilmu. Kitab ini menjadi rujukan utama bagi kalangan ahli fikh Syafi’iyyah dalam menyusun karya-karya mereka hingga saat ini. Buku ini dirangkum agar memudahkan para pembaca awam tentang gambaran fikih metodologi Imam Syafi’i.
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap)
Penerbit : Pustaka Azzam
Penulis : Imam Syafi'i
Berat : 4kg
Sinopsis :
Imam Syafi’i merupakan orang pertama yang memiliki gagasan dan ide cemerlang mengenai hukum Islam yang dituangkan secara sistematis ke dalam sebuah karya tulis yang diberi judul al-Umm.Upaya pembukuan ini sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan keislaman saat itu. Perkembangan ilmu pengetahuan ini mulai berlangsung pada masa Harun al-Rasyid (145 H -193 H), dan puncaknya pada masa Al Ma’mun(170H 218 H).
Kitab Al-Umm merupakan fase awal perkembangan ilmu hadits menjadi ushul Fikih sebagai suatu disiplin ilmu. Kitab ini menjadi rujukan utama bagi kalangan ahli fikh Syafi’iyyah dalam menyusun karya-karya mereka hingga saat ini. Buku ini dirangkum agar memudahkan para pembaca awam tentang gambaran fikih metodologi Imam Syafi’i.
_1.jpg)
POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap)
Penerbit : Pustaka Azzam
Penulis : Imam Syafi'i
Berat : 4kg
Sinopsis :
Imam Syafi’i merupakan orang pertama yang memiliki gagasan dan ide cemerlang mengenai hukum Islam yang dituangkan secara sistematis ke dalam sebuah karya tulis yang diberi judul al-Umm.Upaya pembukuan ini sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan keislaman saat itu. Perkembangan ilmu pengetahuan ini mulai berlangsung pada masa Harun al-Rasyid (145 H -193 H), dan puncaknya pada masa Al Ma’mun(170H 218 H).
Kitab Al-Umm merupakan fase awal perkembangan ilmu hadits menjadi ushul Fikih sebagai suatu disiplin ilmu. Kitab ini menjadi rujukan utama bagi kalangan ahli fikh Syafi’iyyah dalam menyusun karya-karya mereka hingga saat ini. Buku ini dirangkum agar memudahkan para pembaca awam tentang gambaran fikih metodologi Imam Syafi’i.
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap)
Penerbit : Pustaka Azzam
Penulis : Imam Syafi'i
Berat : 4kg
Sinopsis :
Imam Syafi’i merupakan orang pertama yang memiliki gagasan dan ide cemerlang mengenai hukum Islam yang dituangkan secara sistematis ke dalam sebuah karya tulis yang diberi judul al-Umm.Upaya pembukuan ini sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan keislaman saat itu. Perkembangan ilmu pengetahuan ini mulai berlangsung pada masa Harun al-Rasyid (145 H -193 H), dan puncaknya pada masa Al Ma’mun(170H 218 H).
Kitab Al-Umm merupakan fase awal perkembangan ilmu hadits menjadi ushul Fikih sebagai suatu disiplin ilmu. Kitab ini menjadi rujukan utama bagi kalangan ahli fikh Syafi’iyyah dalam menyusun karya-karya mereka hingga saat ini. Buku ini dirangkum agar memudahkan para pembaca awam tentang gambaran fikih metodologi Imam Syafi’i.
Labels:
Fiqih,
Kitab Jilid,
Madzhab
Fiqih Imam Syafi’i (3 Jilid)

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Fiqih Imam Syafi’i 1 Set 3 Jilid
Penulis : Dr Wahbah Zuhaili
Penerbit : Al-Mahira
Berat : 4 Kg
Resensi:
Buku “Fiqih Imam Syafi’i” ini akan membawa para pembaca menyelami lebih dalam mengenai fiqih Imam Syafii yang dibahas oleh para mujtahid madzhab serta mujtahid Madzhab Syafi’i. Beragam kasus yang termuat pada buku ini dapat memperkaya wawasan pembaca mengenai khazanah hukum-hukum Islam dan serta akan membimbing mengarungi sumber keilmuan baru.
Kelebihan dari buku ini diantaranya.
- Menjelaskan berbagai permasalahan hukum-hukum atau fiqih Islam secara lengkap dan rinci.
- Sumber yang berdasar pada al-Qur’an, hadits, dan kesepakatan (ijma’) para ulama.
- Mengulas beragam kasus hukum dari berbagai perspektif dengan segala kemungkinan penganalogian yang akan terjadi.
- Menjelaskan pendapat ulama Syafi’iyah yang dibagi dalam beberapa pendapat.
- Dilengkapi tabel serta diagram untuk mempermudah dalam pemahaman.
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Fiqih Imam Syafi’i 1 Set 3 Jilid
Penulis : Dr Wahbah Zuhaili
Penerbit : Al-Mahira
Berat : 4 Kg
Resensi:
Buku “Fiqih Imam Syafi’i” ini akan membawa para pembaca menyelami lebih dalam mengenai fiqih Imam Syafii yang dibahas oleh para mujtahid madzhab serta mujtahid Madzhab Syafi’i. Beragam kasus yang termuat pada buku ini dapat memperkaya wawasan pembaca mengenai khazanah hukum-hukum Islam dan serta akan membimbing mengarungi sumber keilmuan baru.
Kelebihan dari buku ini diantaranya.
- Menjelaskan berbagai permasalahan hukum-hukum atau fiqih Islam secara lengkap dan rinci.
- Sumber yang berdasar pada al-Qur’an, hadits, dan kesepakatan (ijma’) para ulama.
- Mengulas beragam kasus hukum dari berbagai perspektif dengan segala kemungkinan penganalogian yang akan terjadi.
- Menjelaskan pendapat ulama Syafi’iyah yang dibagi dalam beberapa pendapat.
- Dilengkapi tabel serta diagram untuk mempermudah dalam pemahaman.

POS Laju : Sem RM20.00 | Sarawak RM | Sabah RM
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Fiqih Imam Syafi’i 1 Set 3 Jilid
Penulis : Dr Wahbah Zuhaili
Penerbit : Al-Mahira
Berat : 4 Kg
Resensi:
Buku “Fiqih Imam Syafi’i” ini akan membawa para pembaca menyelami lebih dalam mengenai fiqih Imam Syafii yang dibahas oleh para mujtahid madzhab serta mujtahid Madzhab Syafi’i. Beragam kasus yang termuat pada buku ini dapat memperkaya wawasan pembaca mengenai khazanah hukum-hukum Islam dan serta akan membimbing mengarungi sumber keilmuan baru.
Kelebihan dari buku ini diantaranya.
- Menjelaskan berbagai permasalahan hukum-hukum atau fiqih Islam secara lengkap dan rinci.
- Sumber yang berdasar pada al-Qur’an, hadits, dan kesepakatan (ijma’) para ulama.
- Mengulas beragam kasus hukum dari berbagai perspektif dengan segala kemungkinan penganalogian yang akan terjadi.
- Menjelaskan pendapat ulama Syafi’iyah yang dibagi dalam beberapa pendapat.
- Dilengkapi tabel serta diagram untuk mempermudah dalam pemahaman.
POS Parcel : Sem RM | Sarawak RM20.00 | Sabah RM20.00
Judul : Fiqih Imam Syafi’i 1 Set 3 Jilid
Penulis : Dr Wahbah Zuhaili
Penerbit : Al-Mahira
Berat : 4 Kg
Resensi:
Buku “Fiqih Imam Syafi’i” ini akan membawa para pembaca menyelami lebih dalam mengenai fiqih Imam Syafii yang dibahas oleh para mujtahid madzhab serta mujtahid Madzhab Syafi’i. Beragam kasus yang termuat pada buku ini dapat memperkaya wawasan pembaca mengenai khazanah hukum-hukum Islam dan serta akan membimbing mengarungi sumber keilmuan baru.
Kelebihan dari buku ini diantaranya.
- Menjelaskan berbagai permasalahan hukum-hukum atau fiqih Islam secara lengkap dan rinci.
- Sumber yang berdasar pada al-Qur’an, hadits, dan kesepakatan (ijma’) para ulama.
- Mengulas beragam kasus hukum dari berbagai perspektif dengan segala kemungkinan penganalogian yang akan terjadi.
- Menjelaskan pendapat ulama Syafi’iyah yang dibagi dalam beberapa pendapat.
- Dilengkapi tabel serta diagram untuk mempermudah dalam pemahaman.
Labels:
Fiqih,
Kitab Jilid
Ensiklopedi Ijma' Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

POS Laju : Sem RM10.00 | Sarawak RM17 | Sabah RM20.00
Judul : Buku Ensiklopedi Ijma Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Pengarang : Dr. Abdullah bin Mubarak al-Bushi
Penerbit : DARUL FALAH
Berat : 1.5 kg
Resensi:
Ijma dalam ilmu fiqih islamadalah salah satu sumber dalil syar’i yang disepakati umat islam.
Ijma dapat membantu memberi gambaran mengenai masalah -masalah yang diperselisihkan ketika dipaparkan apa yang menjadi sumber perbedaan pendapat. Dengan menyebarkan masalah ijma akan menyatukan hati umat islam dan menjadi jelas bahwa poin-poin yang diperselisihkan di antara mereka adalah masalah cabang-cabang islam.
Buku ini disusun berdasarkan bab-bab fiqih dengan jumlah permasalahan mencapai kurang lebih 1.500 masalah. Di dalamnya berisi kajian kritis atau syarah atas berbagai perkataan dan pendapatnya yang disarikan lebih dari 50 jilid buku beliau.
Buku ini adalah terjemahan dari buku Mausu’atul Ijma
Judul : Buku Ensiklopedi Ijma Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Pengarang : Dr. Abdullah bin Mubarak al-Bushi
Penerbit : DARUL FALAH
Berat : 1.5 kg
Resensi:
Ijma dalam ilmu fiqih islamadalah salah satu sumber dalil syar’i yang disepakati umat islam.
Ijma dapat membantu memberi gambaran mengenai masalah -masalah yang diperselisihkan ketika dipaparkan apa yang menjadi sumber perbedaan pendapat. Dengan menyebarkan masalah ijma akan menyatukan hati umat islam dan menjadi jelas bahwa poin-poin yang diperselisihkan di antara mereka adalah masalah cabang-cabang islam.
Buku ini disusun berdasarkan bab-bab fiqih dengan jumlah permasalahan mencapai kurang lebih 1.500 masalah. Di dalamnya berisi kajian kritis atau syarah atas berbagai perkataan dan pendapatnya yang disarikan lebih dari 50 jilid buku beliau.
Buku ini adalah terjemahan dari buku Mausu’atul Ijma

POS Laju : Sem RM10.00 | Sarawak RM17 | Sabah RM20.00
Judul : Buku Ensiklopedi Ijma Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Pengarang : Dr. Abdullah bin Mubarak al-Bushi
Penerbit : DARUL FALAH
Berat : 1.5 kg
Resensi:
Ijma dalam ilmu fiqih islamadalah salah satu sumber dalil syar’i yang disepakati umat islam.
Ijma dapat membantu memberi gambaran mengenai masalah -masalah yang diperselisihkan ketika dipaparkan apa yang menjadi sumber perbedaan pendapat. Dengan menyebarkan masalah ijma akan menyatukan hati umat islam dan menjadi jelas bahwa poin-poin yang diperselisihkan di antara mereka adalah masalah cabang-cabang islam.
Buku ini disusun berdasarkan bab-bab fiqih dengan jumlah permasalahan mencapai kurang lebih 1.500 masalah. Di dalamnya berisi kajian kritis atau syarah atas berbagai perkataan dan pendapatnya yang disarikan lebih dari 50 jilid buku beliau.
Buku ini adalah terjemahan dari buku Mausu’atul Ijma
Judul : Buku Ensiklopedi Ijma Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Pengarang : Dr. Abdullah bin Mubarak al-Bushi
Penerbit : DARUL FALAH
Berat : 1.5 kg
Resensi:
Ijma dalam ilmu fiqih islamadalah salah satu sumber dalil syar’i yang disepakati umat islam.
Ijma dapat membantu memberi gambaran mengenai masalah -masalah yang diperselisihkan ketika dipaparkan apa yang menjadi sumber perbedaan pendapat. Dengan menyebarkan masalah ijma akan menyatukan hati umat islam dan menjadi jelas bahwa poin-poin yang diperselisihkan di antara mereka adalah masalah cabang-cabang islam.
Buku ini disusun berdasarkan bab-bab fiqih dengan jumlah permasalahan mencapai kurang lebih 1.500 masalah. Di dalamnya berisi kajian kritis atau syarah atas berbagai perkataan dan pendapatnya yang disarikan lebih dari 50 jilid buku beliau.
Buku ini adalah terjemahan dari buku Mausu’atul Ijma
Labels:
Ensiklopedia,
Fiqih
.jpg)




